Connect with us

METROPOLITAN

“Pilot Garuda” Dibekuk di Bandara Soekarno-Hatta setelah Menipu Pencari Kerja

Published

on

Atribut pilot Garuda yang disita dari pilot Garuda gadungan yang ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. (Foto: Kumparan.com)

Tangerang – AMA (23), seorang pria yang bertempat tinggal di Bekasi, Jawa Barat, ditangkap petugas keamanan Garuda Indonesia bersama Polres Bandara Soekarno-Hatta Tangerang.

AMA yang mengaku pilot Garuda diduga melakukan penipuan terhadap calon pilot yang ingin bekerja di maskapai plat merah tersebut.

“Dari laporan tersebut turut diamankan dari pelaku antara lain ID card pilot yang dipalsukan, serta seragam pilot yang dibeli dari pasar bebas,” ujar VP Corporate Secretary PT Garuda Indonesia M Ikhsan Rosan, seperti dilansir Kumparan, Selasa, 19 November 2019.

Penangkapan pilot gadungan tersebut dibenarkan Kasat Reskrim Polres Bandara Soetta, AKP Alexander Yurikho.

“Betul, sudah ditahan. Ditangkap beberapa waktu lalu.Dia mengaku baru sekali menipu,” ungkap Alex melalui pesan singkat.

Modus penipuan yang dilakukan AMA adalah dengan memalsukan kartu identitas karyawan Garuda Indonesia dan mengaku mengenal pejabat di dalamnya. Pilot gadungan ini juga mengaku dapat membantu para calon pilot untuk dapat bekerja di Garuda Indonesia.

“Garuda Indonesia akan terus memantau dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum terkait dengan proses hukum yang sedang berlangsung,” jelas Ikhsan.

Garuda Indonesia juga menegaskan tak pernah memungut biaya apa pun selama proses rekrutmen. Seluruh biaya transportasi dan akomodasi selama proses rekrutmen ditanggung peserta masing-masing.

“Informasi mengenai kegiatan rekrutmen akan disampaikan hanya melalui website karier resmi Garuda Indonesia di http://career.garuda-indonesia.com atau melalui media sosial resmi Garuda Indonesia,” kata dia.

Bagi kandidat karyawan yang memenuhi syarat untuk maju ke tahapan berikutnya akan diinformasikan lebih lanjut melalui e-mail resmi rekrutmen Garuda Indonesia yaitu recruitment@garuda-indonesia.com untuk rekrutmen pegawai darat, fatraining@garuda-indonesia.com untuk rekrutmen awak kabin, dan pilot.recruitment@garuda-indonesia.com atau operationtraining@garuda-indonesia.com untuk rekrutmen penerbang.

Garuda Indonesia tidak bertanggung jawab atas segala kerugian yang dialami oleh para peserta rekrutmen terkait dugaan upaya penipuan yang dilakukan dalam proses rekrutmen dan seleksi.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati jika menemukan informasi rekrutmen palsu yang mengatasnamakan Garuda Indonesia,” ucap Ikhsan.

Segala hal yang terkait dengan rekrutmen dan seleksi penerimaan pegawai Garuda Indonesia yang tidak sesuai dengan informasi yang disampaikan di atas dapat dilaporkan kepada Garuda Indonesia di nomor telepon (021) 2560-1042, (021) 2560-1038 atau e-mail ke recruitment@garuda-indonesia.com.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana
Sumber: Kumparan.com

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending