Connect with us

METROPOLITAN

Sumber Api yang Membakar Pasangan Muda di Tembong Serang Masih Misterius

Published

on

Pasangan muda Indra dan Fifi, warga Tembong, Serang terbakar di dalam kamar rumahnya. Sumber api hingga kini masih misterius. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Pasangan suami istri, Indra Nur Hadi (30) dan Fifi Hanifah (27) ditemukan terbakar di dalam kamar rumahnya di Kampung Wakaf RT 02/RW 02, Kelurahan Tembong, Kota Serang, Senin malam menjelang dini hari, 18 November 2019 sekitar jam 23.30 WIB.

Sumber api yang membakar pasangan muda ini masih misterius. Dalam penyelidikan di lokasi kejadian, Selasa siang, 19 November 2019, petugas Satreskrim Polres Serang Kota mengumpulkan sejumlah benda.

Sahril Wasis (21), adik korban menjelaskan, peristiwa pertama kali diketahui oleh kedua orang tua korban, setelah melihat kepulan asap yang keluar dari kamar korban.

“Posisi saya lagi tidur tiba-tiba bangun denger suara orang tua minta tolong. Reflek bangun liat orang tua dobrak pintu dengan badan, setelah kebuka api sudah gede,” jelasnya kepada awak media di lokasi kejadian, Selasa 19 November 2019.

Petugas Satreskrim Polres Serang Kota melakukan penyelidikan di lokasi terbakarnya pasangan muda di Tembong, Kota Serang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Setelah bangun ia mengaku langsung keluar mencari pertolongan pertama ke tetangga dan balik lagi ke rumah untuk mengambil air dan senter.

“Karena orang tua syok waktu itu saya langsung amanin orang tua, orang-orang madamin api dengan alat seadanya. Ada yang pake air, pake pasir,” ucapnya.

Akibat kejadian ini Fifi mengalami luka bakar yang cukup serius di bagian tubuh seperti muka, tangan dan kaki. Sementara suaminya, Indra juga mengalami luka bakar di bagian tangan.

Sebelum terlihat kepulan asap, lanjut Sahril, orangtuanya sempat mendengar suara teriakan minta tolong dari dalam kamar.

Sekitar jam 12 malam setelah kejadian, korban dilarikan ke klinik, namun klinik menolak akibat luka bakar yang lumayan parah, ahirnya kedua korban langsung di larikan ke Rumah Sakit Drajat Prawiranegara (RSDP) Serang.

“Saat dibawa teteh masih sadar. Kalau kaka saya (yang laki-laki) pingsan karena asep kayanya,” pungkasnya.

Petugas Satreskrim Polres Serang Kota yang melakukan penyelidikan di lokasi tidak memberikan keterangan terkait motif dari peristiwa tersebut. BantenHits.com hingga berita dipublish masih mengupayakan pejabat terkait di Polres Serang Kota.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Trending