Connect with us

METROPOLITAN

Telan Anggaran Rp2,6 M, Ruas Jalan Menuju Wisata Budaya Baduy Dalam Mulus

Published

on

 

Kondisi ruas jalan Leuwidamar-Cirinten salah satu akses jalan menuju wisata budaya baduy dalam. (Istimewa).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak menggelontorkan anggaran Rp2,6 miliar untuk  pemeliharaan berkala dan peningkatan ruas jalan Leuwidamar-Cirinten. Hal ini dilakukan untuk menunjang dan mewujudkan visi menjadikan Lebak sebagai destinasi wisata unggulan nasional berbasis potensi lokal.

Menggunakan DAK Reguler tahun 2019 perbaikan ruas jalan menuju salah satu pintu masuk baduy dalam itu dikerjakan oleh CV. Java Mutiara Karya Utama.

Dalam pelaksanaannya perbaikan jalan yang dimulai dari dari STA 18+960 – 21+350 saat ini sudah rampung dikerjakan. Meskipun dalam papan proyek batas akhir pelaksanaan pada 31 Desember 2019.

Sekretaris DPUPR Kabupaten Lebak, Horison Nusadjati membenarkan proyek perbaikan dan peningkatan jalan Leuwidamar-Cirinten sudah rampung.

“Sudah rampung kang. Udah di hotmix dan core,”kata Horison saat dihubungi BantenHits.com, Rabu, 20 November 2019.

“Saat ini tinggal nunggu hasil Uji Lab dari Universitas Indonesia (UI) saja,”sambung pria yang akrab disapa Sony ini.

Sementara Direktur CV. Java Mutiara Karya Utama, Achmad Deni Setiawan mengatakan pada prinsipnya proyek perbaikan dan peningkatan ruas jalan Leuwidamar- Cirinten dikerjakan dengan semaksimal mungkin sesuai dengan spek yang ditentukan.

“Karena ruas jalan itu juga salah satu akses menuju wisata baduy dalam kita kerjakan semaksimal mungkin sesuai dengan spek yang ada,”ujarnya.

Pria yang akrab disapa Ideng ini mengaku tak ingin bermain-main dalam pelaksanaan proyek perbaikan maupun pembangunan infrastruktur di Kabupaten Lebak.

“Apalagi ini akses menuju destinasi wisata dan Pemkab Lebak memiliki visi tentang pariwisata akan kita bantu semaksimal mungkin dalam pengerjaannya,”ucap pria yang menjabat Sekretaris Gapensi Lebak ini.

Untuk diketahui, ruas jalan Leuwidamar-Cirinten ini kerap kali digunakan para wisatawan yang ingin mengunjungi baduy melalui pintu Hakul Ayat. Sebelum dibangun kondisi ruas jalan dalam keadaan rusak parah.

Editor: Fariz Abdullah

Trending