Connect with us

METROPOLITAN

Jemaah Akan Semakin Nyaman, Gubernur Banten dan Bupati Tangerang Siapkan Asrama Haji Banten di Sepatan

Published

on

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kanan) bersama Gubernur Banten Wahidin Halim (tengah) meninjau lahan untuk Asrama Haji Banten di Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, Kamis, 21 November 2019. (Foto: Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang)

Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar kembali melakukan terobosan pembangunan infrastruktur. Kali ini, Asrama Haji Banten yang sudah lama diwacanakan akan segera terwujud.

Terobosan Zaki langsung direspons positif Gubernur Banten Wahidin Halim. WH–sapaan populer gubernur–mengaku akan mengekspos ke pemerintah pusat rencana pembangunan Asrama Haji Banten tersebut.

Kedua pemimpin yang sama-sama berasal dari Tangerang itu, meninjau bakal lahan untuk Asrama Haji Banten di Desa Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangetang, Kamis, 21 November 2019.

Pembangunan Asrama Haji Banten, menurut rencana akan dimulai 2020. Pemprov Banten bersama Pemkab Tangerang membangun asrama haji daerah yang lokasinya dekat dengan Bandara Soekarno Hatta. Asrama ini akan digunakan oleh seluruh jamaah haji asal Banten sebelum berangkat ke Tanah Suci Mekkah.

Zaki di sela-sela peninjauan mengatakan, perizinan terkait pembangunan Asrama Haji Banten sudah ada. Nantinya tinggal diajukan ke pemerintah pusat agar pembangunan segera dibebaskan lahanya oleh pemerintah daerah.

“Sudah kita siapkan perizinannya, tinggal pembebasan lahannya asrama ini lebih dekat dengan Bandara Soekarno Hatta,” ungkap Zaki seperti dilansir keterangan tertulis Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang.

Wahidin Halim meminta Pemkab Tangerang segera mempersiapkan dukumen pembangunan Asrama Haji Banten supaya bisa segera direalisasikan.

“Segera persiapkan dokumennya Pak Zaki. Nanti kita ekspose ke pemerintah pusat agar segera terealisasikan,” ujar WH.

Asrama Haji Banten rencananya akan berdiri di lahan seluas 20 hektar di Kampung Kelor, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Trending