Connect with us

HIBURAN

Berlatar Budaya Baduy, ‘Ambu’ Raih Penghargaan Festival Film Bandung 2019

Published

on

Penghargaan yang berhasil diraih ‘Ambu’ di Festival Film Bandung 2019. (Istimewa).

Lebak- Pagelaran Festival Film Bandung 2019 membawa kabar baik untuk masyarakat Kabupaten Lebak. Menyusul salah satu film kebanggaan  masyarakat daerah penyangga ibu kota ini berhasil meraih dua penghargaan sekaligus dalam acara yang diselenggarakan di Parahiyangan Convention, Bandung, Jawa Barat, Jumat, 22 November 2019.

Mengangkat latar budaya baduy, ‘Ambu’ sukses meraih penghargaan dalam ajang bergengsi di dunia perfilman tanah air.

Film garapan SkyTree Pictures itu mendapat penghargaan khusus sebagai film yang bermuatkan kearifan lokal. Bahkan, film yang tayang secara serentak di seluruh bioskop tahah air pada saat bulan ramadhan itupun sukses menghantarkan Endita Wibisono meraih penghargaan pemeran pembantu wanita terbaik.

BACA :  Bekuk Chievo, Inter Depak Milan

Baca Juga: Catat! ‘Ambu’ Film Bertema Suku Baduy Mulai Tayang 16 Mei 2019

Berperan sebagai Hapsah warga asli baduy yang polos, Endita berhasil menyampaikan pesan kepada publik tentang keramahan, kepedulian dan jiwa sosial masyarakat baduy yang tetap bersahaja di zaman sekarang ini.

“Selamat kepada seluruh tim film Ambu atas raihannya. Terima kasih telah mendelivery adat budaya kebanggaan kami kepada publik, semoga film Ambu mendapatkan raihan penghargaan lainnya,”Kata Sutradara Film Ambu, Farid Dermawan dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Farid penghargaan ini sendiri menjadi kebanggaan tersendiri untuk masyarakat Lebak yang memiliki warisan luhur budaya daerah yang sarat dengan pesan moral.

“Ini bukan soal siapa yang dapat penghargan tapi ini soal kebanggaan atas warisan luhur budaya daerah yang sarat dengan pesan moral tentang bagaimana menghargai sesama mahluk hidup, berdampingan harmonis dengan alam,”tutur suami Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya ini.

BACA :  Kombes Argo Buka Lomba Kicau Burung Kapolda Cup di Bandara Soetta

Untuk diketahui, sejak pertama dirilis film yang mempertontonkan keindahan alam dan eksotisme baduy ini juga sukses mengoyak perasaan para penonton lantaran adanya konflik antara ibu (Widyawati) dan anaknya (Laudya Cintia Bella).

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler