Connect with us

GAYA HIDUP

Cara Ampuh Mengatasi Harga Cabai yang Melambung di Pasaran Ala Ifaz Fauzi

Published

on

Ifaz Fauzi saat menyiram tanaman cabai yang ditanamnya di pekarangan. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Harga komoditas kebutuhan pokok, seperti cabai yang masih melambung tinggi harus disiasati dengan memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam cabai.

Hal itu yang dilakukan oleh Ifaz Fauzi warga Kampung Sukamaju, Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, Pandeglang, Banten.

Sejak empat bulan lalu, Ifaz memang sudah memanfaatkan pekarangan rumahnya untuk menanam cabai menggunakan polybag. Itu dia lakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga cabai yang terus melambung tinggi.

“Sudah empat bulan, saya tanam sekitar 500 batang cabe di depan dan belakang rumah,” kata Ifaz, Sabtu, 23 November 2019.

Namun sayangnya, cabai yang ditanam Ifaz kurang subur dan terlihat layu, karena kekurangan air. Mengingat saat ini, musim kemarau.

“Kalau di siram mah tetap saya siram sehari dua kali, cuma airnya kan terbagi oleh kebutuhan sehari-hari misal mandi, memasak dan mencuci. Di siramnya sehari dua kali, sore dan pagi,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun, harga cabai di sejumlah pasar yang ada di Kabupaten Pandeglang masih sekitar 40-50 ribu perkilogram.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending