Connect with us

KABUPATEN SERANG

Tokoh Ini Diprediksi Jadi Pesaing Utama Adik Ratu Atut di Pilkada Kabupaten Serang

Published

on

Dwi Nopriadi Koordinator MD KAHMI Kabupaten Serang. (Istimewa).

Serang- Kemunculan beberapa nama pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Serang berhasil menarik perhatian sejumlah kalangan. Salah satunya Dwi Nopriadi.

Ya, Koordinator MD KAHMI Kabupaten Serang mulai menyoroti kondisi pesta demokrasi lima tahunan di salah satu kabupaten di tanah jawara itu. Terlebih beberapa nama tokoh ramao bermunculan dan menyatakan siap menjadi calon pemimpin Kabupaten Serang.

Baca Juga: Mantan Bupati Serang Berpangkat Letnan Kolonel Ini Dorong Sang Anak Lawan Keluarga Rau di Pilkada 2020

Dalam siaran pers yang diterima BantenHits.com Dwi mengungkapkan ketertarikannya terhadap nama Eki Baihaki. Putra dari mantan Bupati Serang dua periode A Taufik Nuriman itu disebut-sebut akan menjadi pesaing kuat sang petahana Ratu Tatu Chasanah.

BACA :  Sopir Angkot Ingin Bupati Serang Mendatang Bisa Perbaiki Jalan di Wilayah Cikande

Keduanya menurut Dwi memiliki kekuatab besar yang sangat kuat. Bahkan sangat dimungkinkan Tatu dan Eki akan bersaing secara head to head di Pilkada nanti. Alasannya, selain keduanya sama-sama memiliki kedekatan dengan partai politik, juga secara historis sama-sama memiliki kekuatan, baik kekuatan basis masa dan juga finansial.

Namun demikian menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan ada pasangan calon lain, pasalnya masih ada sejumlah nama yang dinilainya serius akan maju, seperti Sofwan dari Gerindra dan Wahyu Papat PKB.

“Eki orang tuanya pernah berkuasa dan Bu Tatu sedang berkuasa, jadi sangat memungkinkan untuk terjadi head to head, meski harapan saya itu tidak terjadi, supaya masyarakat bisa disuguhkan banyak pilihan,  tetapi memang potensi (head to head) itu ada,” kata Dwi kepada wartawan, Sabtu, 23 November 2019.

BACA :  Beda Pilihan saat Pilpres Jadi Ganjalan Ratu Tatu Dapat Restu Gerindra pada Pilkada Kabupaten Serang 2020

Namun, Dwi menilai kekuatan besar yang dimiliki oleh Tatu dan Eki ini tidak serta merta menjadikan mereka akan dipilih oleh masyarakat, tanpa dibarengi dengan kerja keras. 

Eki dan Tatu, lanjut Dwi, harus sama-sama menujukan komitmennya kepada masyarakat untuk perbaikan Kabupaten Serang ke depan serta berlomba-lomba merangkul dan memberi manfaat kepada masyarakat.

“Bu Tatu harus meyakinkan lagi ke masyarakat dan jika ada kekurangan-kekurangan harus diakui untuk kemudian dibenahi (Evaluasi Kinerja). Ketika kekuatan besar ini mengadu maka akan menjadikan Pilkada ini semakin seru,”tuturnya.

Ia berharap, siapapun yang akan maju dan terpilih nanti, adalah bupati yang bisa memanfaatkan perannya untuk kesejahteraan masyarakat, bukan Bupati yang hanya ingin mendapatkan kekuasaan semata.

BACA :  Kabupaten Serang Masuk Wilayah Hukum Tiga Polres, KPU Teken MoU untuk Pastikan Pilkada Aman

“Karena pemimpin yang akan mendapat piala citra itu, ketika dia menjadi bupati dia bisa memberikan yang terbaik, bukan  “I want to be” melainkan “ How to be”,” pungkasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler