Connect with us

METROPOLITAN

Diduga Jadi Lapak Esek-esek, Warung Remang-remang di Puloampel Serang Digrebek Emak-emak

Published

on

Emak-emak di Puloampel saat menggerebek warung remang-remang di lahan milik Pelindo II. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Serang- Puluhan emak-emak di Puloampel, Kabupaten Serang, Provinsi Banten menyatroni deretan warung yanh berada di lahan milik Pelindo II, Senin, 2 Desember 2019 malam.

Bukan tanpa alasan, tanpa di komandoi warga yang terlanjur resah dengan keberadaan warung remang-remang langsung melakukan penggrebekan setidaknya ada 5 warung yang di grebek emak-emak dan masyarakat.

“Diduga (tempat esek-esek) pas kita ke sana sih nggak ada kegiatan, cuma yang kita dapati ada bekas botol-botol miras,” kata Kapolsek Puloampel, Iptu Fajar Mauludi saat dikonfirmasi, Selasa, 3 Desember 2019.

Fajar mengungkapkan kronologis kejadian berawal dari salah seorang warga melihat seorang wanita diduga pekerja seks komersial turun di salah satu warung. Warga curiga warung tersebut dijadikan sebagai tempat esek-esek.

“Awalnya memang warga sempat melihat ada cewek pake celana pendek turun di situ, dari situ warga curiga dan langsung mengerebek,” ungkapnya.

Setelah mendapatkan laporan dari masyarakat, puluhan petugas kepolisian dari Polsek Pulo Ampel langsung bergegas kelokasi kejadian untuk menenangkan massa agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan. Akhirnya warga didampingi pihak keamanan akhirnya mengecek semua warung yang ada di lokasi.

“Kalau tempat remang-remang sih pasti ada karaoke sound system segala macem gitu yah, kalau di situ nggak ada sound system nggak ada hanya ditemukan bekas botol miras,” beber Kapolsek Puloampel.

Karena tak ada aktivitas mencurigakan, polisi akhirnya membawa pemilik warung beserta warga ke kantor kecamatan. Hasil musyawarah bersama warga memutuskan agar warung di lahan Pelindo II tersebut dipindah.

“Dalam waktu 3 hari dminta pindah ke pinggir jalan, nanti mereka (pemilik warung) yang bongkar sendiri,” tandasnya. 

Editor: Fariz Abdullah

Trending