Connect with us

METROPOLITAN

Kawasan Wisata Gunung Luhur Diterjang Longsor! Akses Jalan Terputus, Babi Hutan Masuk Perkampungan

Published

on

Kondisi jembatan Cisungsang di Kecamatan Cibeber yang hanyut terbawa banjir bandang. (Istimewa).

Lebak- Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Lebak khususnya Lebak selatan menyebabkan adanya bencana banjir bandang di dua kecamatan, Jumat, 6 Desember 2019. Masing-masing Kecamatan Cibeber dan Bayah.

Hujan yang mengguyur hanya beberapa jam saja itu juga rupanya membawa kabar buruk untuk kawasan wisata negeri di atas awan gunung luhur.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Lebak, 4 Motor dan 2 Jembatan Hanyut

Selain banjir yang melanda perkampungan, akses menuju wisata yang viral karena keindahan hamparan awan itu juga terputus akibat tertimbun longsor. Padahal akses jalan baru saja dibangun pemerintah provinsi Banten menggunakan metode cor atau beton.

“Ya betul kang, di Kampung Hatemi itu jalannya longsor kita belum bisa lihat berapa titik yang longsor karena sama sekali ngga bisa lewat,”kata Camat Cibeber Toto saat dihubungi BantenHits, Sabtu, 7 Desember 2019.

“Yang longsor itu di Kampung Hatemi ya hanya akses jalan saja. Jadi akses menuju wisata gunung luhur terputus,”sambungnya.

Sejumlah kendaraan mengantri akibat akses jalan menuju Desa Citorek Kidul longsor. (Istimewa)

Sementar Kepala Desa Citorek Kidul Narta membenarkan akses wisata menuju negeri di atas awan gunung luhur terputus akibat longsor. Hal itu juga menyebabkan akses lima kampung terputus. Masing-masing Kampung Ciparay, Ciusul, Ciomas, Bojongmanggu, dan Cipangelesan.

“Terisolir pa, semua akses jalan semua tertimbun longsor,” kata Narta.

Narta menuturkan, bencana tersebut terjadi pada 18.30 Wib. Akibatnya, saat ini akses jalan menuju ke lima kampung tersebut telah tertutup oleh timbunan longsor, dan juga terdapat jembatan penghubung yang hanyut terbawa oleh banjir bandang.

Berdasarkan laporan sementara sedikitnya terdapat 50 rumah di Kampung Ciusul yang terdampak dari bencana tersebut.

“Untuk korban jiwanya saya belum mendapatkan laporan, tapi sedang mengecek dan memberikan bantuan ke lima lokasi tersebut,” katanya.

Selain itu, katanya akibat dari bencana tersebut terdapat beberapa satwa liar seperti babi hutan yang berasal dari kawasan TNGH terbawa longsor dan masuk ke perkampungan warga.

“Ada lima ekor babi hutan yang masuk ke perkampungan warga, tapi sekarang sudah kabur lagi,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah

Trending