Connect with us

METROPOLITAN

Aksi Heroik Anggota DPRD Banten Rela Pikul Beras Bantu Korban Banjir di Bayah Lebak

Published

on

Anggota DPRD Banten Iip Makmur saat memikul beras menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Kecamatan Bayah. (Istimewa).

Lebak- Anggota DPRD Banten Iip Makmur bergerak cepat menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

Membawa bantuan berupa sembako, material dan alat bangunan wakil rakyat yang hobi berdakwah ini bergerak menuju Kampung Suwakan, Desa Suwakan, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Tak tanggung-tanggung politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini rela memikul beras dan menyalurkan secara langsung bantuan.

“Kita salurkan bantuan untuk korban banjir, sesama manusia sudah seharusnya saling membantu apalagi mereka sedang kesulitan baru terdampak musibah,”kata Iip Makmur kepada BantenHits.com, Senin, 9 Desember 2019.

BACA :  Tarik Wisatawan, Pemkab Pandeglang Akui Pentingnya Promosi Pariwisata

Iip menjelaskan di Kampung Suwakan, Desa Suwakan, Kecamatan Bayah terdapat 21 Kepala Keluarga (KK) yang terendam banjir. Bahkan beberapa diantaranya mengalami kerusakan.

“Kita bantu seadanya saja semoga bantuan ini bisa bermanfaat,”ujarnya.

Baca Juga: Banjir Bandang Terjang Dua Kecamatan di Lebak, 4 Motor dan 2 Jembatan Hanyut

Pria yang akrab disapa Ustadz Iip ini juga mengaku akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan bantuan lantaran banyak kondisi rumah yang tidak layal huni.

“Kita koordinasi dan berharap pemerintah segera memberikan bantuan,”imbuhnya.

Untuk diketahui, terdapat enam desa di wilayah Kabupaten Lebak yang diterjang banjir bandang akibat luapan sungai Cimadur dan Cisantayan seperti Desa Bayah Barat, Desa Cimancak, Desa Ciptajaya, dan Desa Hegarmanah yang berada di Kecamatan Bayah, juga Desa Cisungsang dan Citorek Kidul di Kecamatan Cibeber.

BACA :  Jaksa Kejari Pandeglang Disebut Terima Uang Korupsi Tunjangan Daerah Dindik

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh