Connect with us

METROPOLITAN

Ogah Diajak Rujuk dan Kepergok Jalan Bareng Laki-laki, Karyawan Swasta Asal Serang Siram Mantan Istri dengan Air Keras

Published

on

Wakapolres Cilegon Kompol Andra Wardhana saat menggelar ekspose di Mapolres Cilegon. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- ANF (28) warga perumahan Bukit Pelamunan Permai, Kelurhan Pelamuna, Kecamatan Keramatwatu Kabupaten Serang harus berurusan dengan pihak kepolisian Polres Cilegon

Pasalnya, Pria yang diketahui berprofesi sebagai karyawan swasta itu dilaporkan telah melakukan penganiayaan terhadap PIL (28) yang tak lain mantan istrinya sendiri pada Senin, 11 November 2019.

Peristiwa itu terjadi lantaran ANF merasa cemburu dan kesal lantara ajakan rujuk yang dilayangkannya kerap kali ditolak mentah-mentah. Bahkan, ia mengklaim pernah memergoki PIL tengah jalan bersama laki-laki lain.

Atas dasar itu ANF tega melakukan penganiayaan dengan cara menyiramkan air keras berupa cairan HCL kepada korban yang saat itu tengah berada di Kavlink Blok I Kelurahan Bendungan Kecamatan Cilegon Kota Cilegon sehingga korban mengalami luka bakar cukup serius pada bagian wajah.

BACA :  DLH Pandeglang Minta PLTU II Labuan Sambangi Warga Pastikan Tak Ada yang Terpapar Asap Hitam

“Aaat itu korban tengah menjemput anaknya yang sekolah tak jauh dari TKP. Pada saat diperjalanan tersangka menghampiri korban dan tanpa berfikir panjang langsung melakukan penyiraman air keras yang sebelumnya telah dipersiapkan tersangka,”kata Wakapolres Cilegon Kompol Andra Wardhana saat menggelar press relase di Mapolres Cilegon, Rabu, 11 Desember 2019.

Andra mengungkapkan usai melakukan penyiraman ANF langsung melarikan diri. Namun di lokasi kejadian warga sekitar mendengar teriakan dan langsung melakukan pertolongan dengan membawa korban ke rumah sakit.

” Korban berteriak minta tolong dan datang tukang ojek yang kebetulan sedang mangkal di sekitar lokasi kejaidan dan langsung menolong korban. Saat ini luka bakar yang dialami oleh koban telah sembuh dan korban dapat beraktivitas seperti biasanya,” ungkapnya.

BACA :  Lima Pelaku Pembius TKW di Bandara Dibekuk Polisi

Sementara di tempat yang sama saat dikonfirmasi oleh awak media tersangka tidak menampik bahwa tidakan penganiayaan yang dilakukan oleh dirinya berlatar belakang rasa cemburu tersangka kepada korban.

“Sudah sering saya ajak rujuk tapi tidak mau malah sering jalan dengan lelaki lain, sehingga saya emosi dan tanpa pikir panjang saya siram wajahnya dengan air keras,”akunya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya tersangka akan terancam hukuman 5 tahun penjara karena terjerat dengan pasal 351 tentang penganiyaan.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler