Connect with us

METROPOLITAN

Nama Delapan Anak Badak Jawa di TNUK Menanti Restu KLHK

Published

on

Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) Kabupaten Pandeglang, Anggodo saat memberikan keterangan pers. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Kepala Balai Taman Nasional Ujung Kulon (BTNUK) Kabupaten Pandeglang, Anggodo mengaku belum memberikan nama kepada delapan individu anak badak jawa yang lahir pada tahun 2018-2019.

Baca Juga: Populasi Badak Jawa di Taman Nasional Ujung Kulon Bertambah

Menurut Anggodo pemberian nama ke delapan individu anak badak jawa itu nantinya oleh Kementrian Lingkungan hidup dan Kehutanan (KLHK).

“Kalau nama belum, baru kita laporkan ke pusat (KLHK) badak yang tahun lalu juga belum di beri nama, nanti yang memberi nama ibu mentri, atau pak Dirjen, karena memang yang delapan ini belum di berinama,” kata Anggodo kepada Bantenhits di kantornya, Jumat, 13 Desember 2019.

BACA :  Simulasi Pandemi Influenza di Puspiptek Tangsel Digelar 18-26 September

Anggodo mengklaim saat ini populasi badak jawa di Taman Nasional Ujung Kulon (TNUK) bertambah dan terlihat sangat bagus. Hal itu dilihat dari kelahiran badak yang terus bertambah.

“Jadi hasil ini menunjukan bahwa, habitat badak masih cukup bagus, karena bisa berkembang dengan baik,” jelasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler

Please disable your adblock for read our content.
Refresh