Connect with us

METROPOLITAN

Duh, 10 Desa di Pandeglang Belum Ajukan Pencairan Dana Desa

Published

on

Kepala DPMPD Pandeglang, Doni Hermawan saat memberikan keterangan pers soal Dana Desa. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Dinas Pembedayaan dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Kabupateb Pandeglang menyebut masih ada desa yang belum mengajukan pecairan Dana Desa (DD) tahap III. Padahal, batas waktu pengajuan berakhir pada 20 Desember 2019.

Kepala DPMPD Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan sampai tanggal 16 Desember, masih ada 10 Desa yang belum mengajukan DD Tahap III. Ironinya, masih ada satu Desa yang belum mencairkan DD Tahap II.

“Ada sekitar 10 desa yang belum mengajukan DD tahap III, yang paling kami sayangkan ternyata masih ada desa yang belum mencairkan DD tahap II,” kata Doni di ruangannya kepada wartawan, Selasa, 17 Desember 2019.

BACA :  Bendera Merah Putih Gagal Berkibar Sempurna, Danrem 052/Wijayakrama Akui Medan yang Sulit

Doni mengaku akan fokus kepada masing-masing Desa tersebut, agar bisa mencairkan DD Tahap III. Doni juga memastikan tidak akan mencairkan DD Tahap II, karena tidak akan terkejar.

“Makanya ini yang menjadi konsentrasi kami, agar desa-desa itu segera mengajukan pencairan DD. Kami akan segera memanggil masing-masing desa itu, sekalian sama Camatnya untuk diberikan arahan, sekaligus menanyakan kendalanya apa,” ujarnya.

DD untuk 10 Desa di Pandeglang Terancam Berkurang

Akibat keterlambatan pengajuan pencairan DD Tahap III, ke 10 desa itu terancam mendapat pengurangan DD dari pemerintah pusat. Sehingga hal ini, akan berdampak pada pembangunan yang ada di Desa.

“Mestinya masyarakat dapat menikmati pembangunan dari DD, karena DD-nya tak terserap hilanglah sudah rencana pembangunan itu. Ditambah tahun berikutnya bakal dikurangi DD-nya. Makanya perlu kami tekankan ke desa-desa itu dan kami carikan solusinya,” tandasnya.

BACA :  Saat Sopir Angkot Keluhkan Buruknya Kualitas Jalan Ciruas-Tanara

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler