Connect with us

METROPOLITAN

Tuding Adanya Monopoli Jadi Alasan Pengurus Truk di Pelabuhan Merak Geruduk Dermaga Eksekutif

Published

on

Para pengurus truk di Pelabuhan Merak saat menggeruduk dermaga IV atau eksekutif. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Puluhan pengurus truk di Pelabuhan Merak menggeruduk Dermaga Eksekutif atau dermaga IV, Selasa, 17 Desember 2019. Mereka memprotes pelayanan PT ASDP Indonesia Ferry yang dituding telah melakukan kecurangan.

Mereka menyebut PT. ASDP Indonesia Ferry telah melakukan monopoli angkutan dengan adanya pemberlakuan sistem elektronik untuk pelayanan di Dermaga Eksektutif Pelabuhan Merak sehingga dapat menguntungkan pihak tertentu.

“Disini itu ada permainan sistem elektronik, itu sebenarnya permainan licik, kalau mau harusnya sistemnya sama di setiap dermaga, berlaku adil, dermaganya adil, sama diberlakukan, bukan hanya diberlakukan di satu pihak,”kata Ketua Pengurus Truk (Petruk) di Pelabuhan Merak, Dicky Maula Syaf, Rabu, 18 Desember 2019.

BACA :  Keluar Malam, Anak-anak di Kabupaten Tangerang Akan Diawasi

Ia juga menuding pemberlakuan sistem elektronik terkesan akal-akalan dan dapat menguntungkan pihak tertentu. Ironisnya PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, sambung Dicky seakan mengambil kepengurusan organisasi angkutan hal itu di tujukan agar kendaraan angkutan seakan diarahkan untuk menggunakan Dermaga Eksekutif.

“Sudah ada beberapa perusahaan bus yang sudah diambil kepengurusannya melalui ASDP langsung supaya lewatnya lewat Dermaga Eksekutif, dan hari ini kejadiannya menimpa saya (Petruk-red). Kalau saya selaku ketua paguyuban berdiam diri, maka semua teman-teman saya akan bernasib sama seperti saya, ini perjuangan perut, perjuangan hidup anak dan istri, perjuangan keluarga semuanya dan masyarakat Merak kita perjuangkan,” bebernya.

Dicky mengaku sengaja melakukan demo di Dermaga eksekutif lantaran pihak ASDP enggan untuk diajak berdiskusi dengan para pengurus truk. Jelas jika pemberlakuan sistem tersebut dilakukan akan merugikan pihak swasta.

BACA :  Cinta Tak Kunjung Dijawab Sugiyono Perkosa Buruh Pabrik di Serang

“Di sini ada permainan yang kami indikasi licik, karena swasta jelas-jelas dirugikan dengan adanya cara-cara yang dilakukan ASDP seperti ini. Jadi untuk apa ada moto BUMN hadir untuk negeri, kalau mereka lebih mementingkan kelompok mereka, itu disini banyak contohnya perusahaan-perusahaan tidak mampu menggaji karyawannya karena apa, karena ada persaingan tidak sehat di depan mata,” tandasnya.

Baca Juga: Sebut ASDP Curang, Pengurus Truk di Pelabuhan Merak Geruduk Dermaga Eksekutif

Sementara saat dikonfirmasi, General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Utama Merak, Solikin membantah bahwa ada kecurangan di Dermaga Eksektutif. Ia mengatakan aksi demoo yang dilakukan oleh puluhan pengurus truk tersebut hanya terdapat miss komunikasi dan tidak ada kaitannya dengan PT ASDP.

BACA :  Tiga Rumah di Warunggunung Lebak Hangus Terbakar

“Jadi itu ada salah paham di atas sana, kita gak ngerti itu, jadi tidak ada kaitannya dengan ASDP. Jadi itu sebenarnya antara truk dan petruknya, ya kita gak ngerti itu, terus tadi kita sudah diskusi, jadi tadi semacam salah paham, intinya sudah clear,” paparnya.

Editor: Fariz Abdullah



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler