Connect with us

METROPOLITAN

Dampak Tsunami, Target PAD Dinas Perikanan Pandeglang Tidak Tercapai

Published

on

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Suaedi Kurdiatna. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor perikanan, yang ada di Kabupaten Pandeglang tidak memenuhi target tahun 2019. Hal ini, karena sektor perikanan di Pandeglang sempat lumpuh pasca diterjang Tsunami Selat Sunda tahun lalu.

Data yang diterima BantenHits.com, target PAD di sektor perikanan 2019 sebesar Rp 700 juta. Namun, sampai akhir 2019, PAD yang masuk hanya Rp199 juta.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pandeglang, Suaedi Kurdiatna mengatakan, PAD yang diambil dari 14 Tempat Pelelangan Ikan (TPI) belum terpenuhi target. Karena ada beberapa TPI yang rusak diterjang tsunami.

“TPI di Kabupaten Pandeglang Ada 14 dan ada beberapa di antaranya yang memang agak rusak oleh tsunami, seperti di Sumur. Nanti akan kita lakukan optimalisasi kembai sehingga TPI – TPI penghasil devisa, supaya bisa kembali memenuhi target PAD yang di butuhkan,” kata Suaedi, Jumat, 27 Desember 2019.

BACA :  Zaenudin Hijrah, WH Kirim Surat ke Mendagri

Selain dampak tsunami, Suaedi beranggapan PAD tidak tercapai karena managemen TPI yang lemah. Sehingga, tahun 2020, Dinas Perikanan akan melakukan evaluasi terhadap pengelola TPI.

“Mungkin bagi manager yang memang di anggap tidak mampu kita akan ganti, kemudian kita juga akan menyusun beberapa aturan supaya bagaimana PAD ini bisa sesuai dengan target,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler