Connect with us

METROPOLITAN

Rumah Tatu di Cimuncang Rusak Tertimpa Tembok SMPN 4 Kota Serang

Published

on

Rumah warga di Lingkungan Kantin, Kelurahan Cimuncang, Kota Serang, rusak setelah tertimpa tembok SMPN 4 Kota Serang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Serang – Tiga rumah di Lingkungan Kantin, RT 01/ RW.08, Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Serang, Kota Serang, mengalami kerusakan setelah tertimpa tembok SMPN 4 Kota Serang, Minggu, 28 Desember 2019, pukul 06.00 WIB.

Robohnya tembok SMPN 4 Kota Serang diduga dipicu hujan lebat yang melanda ibukota Provinsi Banten, selama berjam-jam sehingga membuat kontur tanah goyang.

Tiga rumah yang tertimpa tembok SMPN 4 Kota Serang masing-masing milik Eni, Tatu dan Sami yang tepat berada di bawah tembok.

Beruntung dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa. Namun tiga rumah tersebut mengalami kerusakan yang bervariasi, mulai dari rusak ringan, rusak sedang, sampai rusak berat. Kerusakan rata-rata terdapat pada bagian dapur.

BACA :  Pattiro Sebut Pengelolaan Keuangan Kota Serang Bermasalah

Kepala Sekolah SMPN 4 Kota Serang Juharta membenarkan tembok benteng belakang bangunan sekolah roboh dan menimpa atap rumah warga sekitar.

“Ya benar, menurut laporan kejadian tadi pagi pukul 06.00.WIB. Tadi sudah dibicarakan dengan ketua RT dan RW, hasilnya sedang dimusyawarahkan,” ujar Juharta saat dikonfirmasi awak media melalui sambungan telepon.

Kerusakan rumah warga setelah tertimpa tembok SMPN 4 Kota Serang. (BantenHits.com/ Mahyadi)

Diakui Juharta, konstruksi tembok belakang bangunan sekolah memang sudah lama tidak diperbaiki dan dalam waktu dekat ini sudah direncanakan untuk diperbaiki.

“Eh, ternyata udah roboh duluan. Saya sudah laporan ke Kadis Pendidikan Kota Serang dan ke Kabid SMP Dindik Kota Serang juga, dan untuk hasilnya nanti diberi tahu,” tegasnya.

BACA :  Warga di Bangkonol Pandeglang Keluhkan Bau Tak Sedap dari Peternakan Ayam

Sementara itu Kabid SMP Dindik Kota Serang Sarnata melalui sambungan telepon mengatakan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan kepala dinas pendidikan untuk langkah kedepan perbaikan rumah warga.

“Itu ada tembok penyangga bangunan lama sudah tua semalam hujan lumayan lamaya, terjadi pergerakan tanah karena air hujan sehingga pagar belakang roboh nimpa rumah warga. Alhamdulillah tidak ada korban luka,” ungkapnya.

“Intinya ini musibah, dari dinas pendidikan cari solusi terbaik dan yang roboh akan dibangun saya akan koordinasi dengan kepala pimpinan dan mudah mudah bisa menganggarkanlah agar segera dibangun kembali,” sambungnya.

Untuk ke depan agar tidak terjadi kembali kejadian ini, Dinas Pendidikan Kota Serang berencana membangun pagar yang kuat.

BACA :  Rp58 Miliar APBD Lebak Digeser untuk BST Covid-19; Gelombang Pertama Mulai Dicairkan

“Pagar yang roboh aksesnya tertutup. (Kami) kesulitan dalam mobilisasi reruntuhan. Karena rumahnya nempel sama tembok,” tegasnya.

Selain sepanjang 18 meter tembok yang roboh, di lokasi juga masih ada tembok yang kondisinya sudah miring. Dikhawatirkan akan kembali terjadi, beberapa kayu balok dan bambu dipasang untuk menjaga tembok.

“Tadi sudah antisipasi kita cari tahanan dulu pakai bambu untuk menahan tembok takutnya bisa jadi terjadi yang sama,” tukasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terpopuler