Connect with us

METROPOLITAN

Supplier BPNT di Pandeglang Pakai Produk Lokal

Published

on

FOTO Ilustrasi. Bulog Subdivre Lebak-Pandeglang ketika melangsungkan penukaran beras miskin di Kelurahan Muara Ciujung Barat.(Banten Hits/ Fariz Abdullah)

Pandeglang – Produk beras lokal di Kabupaten Pandeglang, setiap bulannya terserap sebanyak 230 ton untuk penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke 34 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Sejak terpilih menjadi supplier BPNT, CV. Kenzi One Indonesia berkomitmen untuk mengedepankan produk lokal dari pabrikan yang ada di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Pimpinan CV. Kenzi One Indonesia, Rd. Muhamad Bambang Sukron Nurhadi mengatakan, penyaluran BPNTsudah berjalan selama tujuh bulan memberikan
pasokan beras dan telur ke KPM yang tersebar di 11 Kecamatan seperti, Kecamatan Cimanuk, Mekajaya, Cipeucang, Saketi, Jiput, Sobang, Cigeulis, Cibaliung, Cimanggu, Sumur dan Cikeusik.

BACA :  14 Desember Pembatasan Operasional Mobil Angkutan Barang di Kabupaten Tangerang Diberlakukan

“Saya menjamin 100 persen, khusus beras saya gunakan produk lokal. Bahkan dari 11 Kecamatan yang menjadi tanggungjawab kami, hampir seluruhnya pabrikan beras yang ada di 11 kecamatan itu kami berdayakan. Totalnya ada 27 pabrik yang diberdayakan,” katanya, Senin, 30 Desember 2019.

Saat ini pihaknya sedang fokus bagaimana caranya pabrikan ini harus berkembang terlebih dulu. Setelah itu berkembang lanjutnya, pihaknya bakal mengembangkan petaninya.

“Kami belum sampai memengang pentaninya, tapi kami sedang menuju arah situ. Supaya pentaninya juga memiliki peran. Jadi nanti si pabrikan ini kami arahkan, agar ngambil gabahnya dari petani yang sudah diberikan pembinaan,” jelasnya.

Bambang mengakui, pasokan telur yang di salurkannya ke KPM, bukan ngambil dari lokal. Hal itu karena, tidak adanya produksi telur sekala besar di wilayah Kabupaten Pandeglang.

BACA :  Waspada! Permen Lollipop Mengandung Narkoba Sasar Anak-anak

“Kalau telur, kami akui dari luar Pandeglang karena di Pandeglang tidak ada yang menyediakan telur lokak sekala besar yang dapat kami ambil. Walau telur dari luar kami jamin bagus dan baik,” jelasnya.

Komisaris Anggota CV. Kenzi One Indonesia, M Syarif Hidayatullah menambahkan, hanya ada tiga kecamatan berasnya bukan asli dari kecamatan tersebut yakni, Kecamatan Cibaliung, Cimanggu dan Cipeucang.

“Yang tidak ada pabrik Cibaliung dan Cimanggu karena dimabil dari Panimbang dan Cigeulis. Begitu juga Cipeucang berasnya ngambil dari Cimanuk. Karena kecamatan itu berdekatan, tetap intinya semua beras lokal dan terjamin,” katanya. 

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler