Connect with us

Advertorial

Puluhan Makanan Khas Pandeglang Warnai Peresmian Rest Area Panimbang

Published

on

Bupati Pandeglang Irna Narulita didampingi Anggota DPR RI Dimyati Natakusumah saat meresmikan rest area Panimbang. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang- Puluhan makanan khas Pandeglang mewarnai peresmian Rest Area Panimbang, Kecamatan Panimbang. Makanan tradisonal itu, di bawa oleh kelompok yang ada di Pandeglang, mulai dari Kue Jlepong, Balok, Gurandil, Jojorong, Putih, Liweut Jantung, dan lain-lain.

Para pengunjung yang hadir dalam peresmian itu, tampak menikmati makanan yang di sediakan dalam festival kuliner. Mereka dengan bebas mencicipi satu persatu makanan secara gratis.

Festival Kuliner ini masuk dalam rangkaian peresmian rest area. Selain festival kuliner, peresmian ini juga digelar musik dari band lokal Pandeglang, seperti Roempoet Hijau dan Bimbingan Orangtua. Sementara pada malam harinya, akan digelar pewayangan golek.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita mengatakan rest area ini untuk menyambut wisatawan yang akan berkunjung ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung, oleh karenanya dia meminta agar masyarakat bersiap untuk menyambut wisawatan yang berkunjung.

“Sebelum ke KEK Tanjung Lesung, wisatawan bisa nampir di rest area. Kita yang jualan, siapkan makanan-makanan yang menarik agar wisatawan betah mampir di rest area ini,” kata Irna dalam sambutannya, Selasa (31/12/2019).

Irna mengaku akan mendorong kualitas makanan khas Kabupaten Pandeglang agar menjadi lebih baik. Soalnya kata dia, meski makanan tersebut enak, namun dalam segi pengemasan masih kurang menarik.

“Tidak hanya di Bali, kita juga bisa membuat produk-produk kita menjadi unggulan sehingga laku di pasaran,” ujarnya.

Bupati Pandeglang Irna Narulita saat mencicipi makanan tradisional dalam acara peresmian rest area Panimbang. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Sementara Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Pandeglang, Asmani Raneyati mengatakan sebagnyak 150 pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) turtu berpartisipasi memaerkan jajanan mereka di peresmian rest area.

“Ada 150 UKM, tapi mereka ada yang datang telat. Makanannya enak-enak cuma sayang dalam pengemasannya kurang menarik, tapi tadi ibu bupati akan mendorong agar menjadi menarik,” ungkapnya.

Asmani mengaku didalam rest area ini ada 7 kios untuk para pelaku UKM berjualan disini, kios-kios itu diberikan secara gratis. Selain kios, di rest area juga asa touris infomasion center (TIC) untuk wisatawan yang ingin mengetahui seputar informasi wisata di Pandeglang.

“Semoga pariwisata di kita terus berkembang, setelah adanya rest area ini. Kios-kios itu boleh diisi secara gratis, tapi setelah yang ngisi berkembang baru kita akan tarik retribusi,” tandasnya. (Advertorial)

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending