Connect with us

METROPOLITAN

Santer Isu Erupsi Gunung Anak Krakatau, 60 Persen Wisatawan Batal Booking di Hotel Pandeglang

Published

on

Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Pandeglang, Asmani Raneyati saat memberikan keterangan pers. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Informasi erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) berdampak buruk pada industri pariwisata di Kabupaten Pandeglang.

Pasalnya, sejak GAK erupsi kembali pada, Minggu (29/12), 60 persen wisatawan yang telah memboking Hotel dan Villa untuk malam pergantian tahun di Pandeglang batal.

“Ada hoax pantai selat sunda bakal meluap lagi, sehingga yang sudah boking, di batalkan ada 60 persen,” kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Pandeglang, Asmani Raneyati, Selasa, 31 Desember 2019.

Padahal kata Asmani, pesisir pantai di Kabupaten Pandeglang aman. Apalagi, Bupati Pandeglang, Irna Narulita terus berkordinasi dengan pihak Volkanologi.

BACA :  Irna Pastikan Sidak Mamin Dilakukan Rutin Selama Ramadan

“Wisata aman, tapi hoax itu terlanjur di makan oleh masyarakat, biasalah saingan bisnis,” ujarnya.

Baca Juga: Jangan Khawatir dengan Erupsi Gunung Anak Krakatau! Pengamat Vulkanologi Pastikan Carita dan Anyer Aman Dikunjungi

Kendati demikian, Asmani tidak menyerah untuk terus memajukan industri Pariwistaa di Pandeglang, karena bila terus seperti ini tidak akan maju.

“Kami tidak akan menyerah. Makanya seperti batrai alkaline, muter-muter terus, untuk bisa menarik wisatawan masuk ke Pandeglang,” tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler