Connect with us

METROPOLITAN

Cuaca Buruk, Nelayan di Pandeglang Libur Melaut

Published

on

Nelayan di Pandeglang mulai menambatkan perahu mereka di pesisir. Mereka memilih libur melaut karena cuaca buruk. (BantenHits.com/ Engkos Kosasih)

Pandeglang – Sejumlah nelayan di Kecamatan Sumur dan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, mulai menarik bagan atau alat tangkap ikan ke pesisir pantai. Hal itu karena cuaca sedang tidak berpihak kepada mereka.

Eman, salah seorang nelayan asal Kecamatan Sumur mengatakan, saat ini masih angin utara dan barat. Artinya, nelayan masih bisa melaut namun harus nyolong-nyolong cuaca.

“Ini sedang angin barat-utara, nelayan itu kadang ke laut kadang enggak. Kalau tidak ke laut kebanyakan di rumah,” kata Eman, kepada BantenHits.com, Kamis, 2 Desember 2019.

Menurutnya, saat cuaca seperti ini nelayan banyak yang pergi merantau mencari kerja ke Jakarta. Namun ada juga yang melakukan aktivitas menjaring ikan di pinggir pantai.

BACA :  HMI Bakar Keranda dan Lemparkan Telur Busuk

“Kalau seperti ini, paling menjaring di pinggir pantai, ada juga yang kerja proyekan ke Jakarta,” jelasnya.

Heri, nelayan lainnya asal Citeureup, Panimbang sudah dua pekan tidak melaut, karena cuaca sudah mulai buruk. Heri sendiri, lebih banyak menghabiskan aktivitasnya di rumah.

“Ini sedang musim paceklik bagi nelayan. Nelayan banyak yang menganggur,” jelasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler