Connect with us

METROPOLITAN

Bawa Bantuan Kedua Kalinya, Gapensi Sisir Korban Banjir Bandang di Wilayah Perbatasan Kabupaten Lebak-Bogor

Published

on

Sekretaris Gapensi Lebak Achmad Deni Setiawan (Kedua Kiri) didampingi pengurus saat memberikan bantuan secara simbolis di Desa Talagahiang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak. (BantenHits.com/Fariz Abdullah).

Lebak- Banjir bandang melanda enam Kecamatan di Kabupaten Lebak, Rabu, 1 Januari 2020. Keenamnya masing-masing Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Curugbitung, Cimarga dan Maja.

Akibatnya, 1.246 rumah rusak dan 2.000 KK harus mengungsi di Posko pengungsian yang disiapkan pemerintah dan berbagai relawan.

Berbagai pihak berbondong-bondong bergerak menyalurkan bantuan. Termasuk BPC Gabungan Pelaksana Kontruksi Nasional Seluruh Indonesia (Gapensi) Kabupaten Lebak.

Tak cukup sekali, organisasi yang dinahkodai Moch. Nabil Jayabaya ini kembali bergerak menyalurkan bantuan untuk korban banjir bandang di Kabupaten Lebak.

BACA :  Pastikan Mayat di Sungai Ciujung Ayu Oktaviani, Polisi Lakukan Tes DNA

Baca Juga: Bawa 1 Pickup Logistik, Gapensi Lebak Salurkan Bantuan Banjir Bandang

Sempat menyalurkan bantuan logistik sebanyak 1 pickup di Desa Sajira dan Desa Sukarame, Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak. Kali ini organisasi yang telah mengumrohkan banyak warga ini menyisir korban banjir bandang di wilayah perbatasan Kabupaten Lebak-Kabupaten Bogor.

Ya, Desa Talagahiang Kecamatan Cipanas dan Desa Banjar Irigasi, Kecamatan Lebakgedong menjadi dua titik yang disambangi para pelaksana konstruksi di Kabupaten Lebak.

“Bantuan Gapensi kali ini berupa pakaian layak pakai, pampers, pakaian dalam, tiker dan uang tunai,”kata Sekretaris Gapensi Kabupaten Lebak, Achmad Deni Setiawan mewakili Ketua Gapensi Moch. Nabil Jayabaya, Minggu, 5 Januari 2020.

Menurutnya bantuan yang diberikan kedua kalinya ini lagi-lagi sebagai bentuk kepedulian Gapensi untuk para korban banjir.

BACA :  Kejari Siap Selidiki Dugaan Pungli Sertifikat Prona di Pandeglang

“Ya kita berharap bantuan ini dapat bermanfaat. Karena sebagaimana kita ketahui saat ini evakuasi terhadap korban banjir dan longsor masih terus dilakukan,”tuturnya.

Sementara Sekdes Talagahiang, Lb Abdurrahman mengucapkan terimakasih adanya bantuan pakaian dan alat kelengkapan lainnya untuk masyarakat korban banjir bandang.

“Terimakasih ini sangat membantu apalagi tiker dan baju bersih, pampers sangat dibutuhkan,”katanya.

Abdurrahman mengungkapkan di Desa Talagahiang terdapat 34 rumah terendam, 1 unit jembatan putus, 4 unit mobil terbawa hanyut dan 5 rumah rusak berat atau rata dengan tanah.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler