Connect with us

METROPOLITAN

Kisah Dramatis Tiga Organisasi di Banten, Berkali-kali Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Daerah Terisolir

Published

on

Osep Mulyawan Karis (Kuning) bersama warga dan Polsek Rangkasbitung saat menyalurkan bantuan untuk warga Lebaksitu, Kecamatan Lebakgedong. (Istimewa).

Lebak- Tak Kenal Lelah, kalimat itu layak menggambarkan semangat dan perjuangan tiga organisasi di Provinsi Banten dalam membantu korban banjir bandang di Kabupaten Lebak.

Ranger Banten, Federasi Airsoft Indonesia (FAI) dan BPC Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Lebak tercatat telah empat kali berturut-turut menyalurkan bantuan logistik untuk korban banjir bandang di enam Kecamatan Kabupaten Lebak.

Dikomandoi Osep Mulyawan Karis, ketiga organisasi ini telah bergerak untuk memenuhi kebutuhan logistik korban banjir bandang di Lebak sejak, Minggu, 5 Januari 2020.

Berawal di Desa Bolang, Kecamatan Sajira penyerahan logistik telah diwarnai kisah dramatis dan haru. Warga yang melihat bala bantuan datang bergegas menyerbu mobil pengangkut logistik.

BACA :  Kunjungi Cemindo Gemilang, DPRD Banten Berharap Tak Ada PHK Karyawan Akibat Pandemi Corona

Tak ingin berhenti di satu titik, mobil 4×4 yang disiapkan ketiga organisasi ini akhirnya bergerak menuju lokasi-lokasi ekstrem mulai dari Pajagan, Kecamatan Sajira, Nangela, Kecamatan Sajira hingga Lebak Situ, Kecamatan Lebakgedong yang benar-benar hanya bisa dievakuasi melalui jalur udara.

“Alhamdulillah kita masih diberi kesehatan untuk keempat kalinya menyalurkan bantuan. Memang paling dramatis itu di wilayah Lebaksitu, kondisi jalan benar-benar ekstrem terakhir proses evakuasi dan bantuan datang itu melalui jalur udara. Tapi dengan semangat teman-teman dan warga kita berhasil menyalurkan bantuan melalui jalur darat,”kata Osep Mulyawan Karis kepada BantenHits.com, Selasa, 7 Januari 2020.

Osep mengungkapkan pihaknya berhasil menembus wilayah Lebaksitu melalui jalur darat dengan menempuh rute Rangkasbitung- Leuwidamar- Muncang- Sobang- Lebak situ.

BACA :  Amal Tantang Ramon Papana Melapor

Ia menceritakan dalam perjalanan menuju lokasi ternyata terdapat pasukan Polsek Rangkasbitung yang juga tengah berupaya masuk menerobos daerah terisolir untuk menyalurkan bantuan.

“Tapi untuk ke lokasi tetap saja kita harus berjalan 8 Kilometer. Namun ternyata banyak warga yang menanti dan bahu membahu menuju lokasi untuk mengangkut logistik,”ungkap ketua Ranger Banten ini.

Pria yang juga menjabat ketua FAI Pengda Banten ini mengaku terharu saat antusias warga membantu membawa logistik untuk disalurkan ke masyarakat lainnya yang menunggu di lokasi terisolir.

“Satu desa Lebak situ tertutup akses sehingga mereka tidak punya bahan pokok. Kepuasan tersendiri saat kita hadir melihat mereka tersenyum saat ada bantuan datang,”katanya.

BACA :  Sholeh Hidayat Unggul Pencalonan Rektor, Plagiasi di Untirta Dianggap Sepele

Pengusaha muda ini berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk korban banjir bandang di Kabupaten Lebak.

“Dari musibah ini kami berharap bisa saling menguatkan. Untuk akses yang terputus semoga segera diberikan solusinya agar mereka yang terjebak di dalam bisa kembali beraktivitas seperti biasa,”imbuh ketua BPC HIPMI Lebak.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler