Connect with us

METROPOLITAN

Tindak Lanjut Perintah Jokowi, Polda Banten Police Line Tambang Emas Ilegal di Lebakgedong

Published

on

Lokasi tambang emas ilegal di Desa Cidoyong, Kecamatan Lebakgedong terpasang police line. (Istimewa).

Lebak- Polda Banten, Polres Lebak dibantu anggota TNI Korem 064 Maulana Yusuf dan Kodim 0603 Lebak melakukan operasi skala besar menyisir pertambangan usaha tanpa izin (PETI) di kawasan Gunung Halimun Salak, Sabtu, 11 Januari 2020.

Baca Juga: Polda Banten dan TNI Gelar Operasi Peti, Sisir Tambang Emas Ilegal di Gunung Halimun

Hal ini dilakukan setelah presiden Joko Widodo alias Jokowi memerintahkan agar aktivitas penambangan emas ilegal dihentikan. Pasalnya, orang nomor 1 di Indonesia menduga banjir bandang yang menerjang Kabupaten Lebak dipicu perambahan hutan karena penambangan emas ilegal.

BACA :  Tangsel Daerah Pertama Terapkan Smart Village di Indonesia

Dalam siaran pers yang diterima BantenHits.com, sedikitnya 70 personil gabungan Polda Banten diterjunkan untuk melakukan penyisiran lokasi penambangan emas ilegal. Alhasil lokasi di Desa Cidoyong, Kecamata Lebakgedong, Kabupaten Lebak dilakukan pemasangan police line.

“Mengecek dan memberikan garis polisi di sekitar lokasi pertambangan liar,”kata Kabid Humas Polda Banten Kombes Pol Edy Sumardi dalam keterangan tertulisnya.

Selai perintah presiden, pemasangan police line juga sebagai tindak lanjut dari perintah Kapolda Banten Irjen Pol Agung Sabar Santoso yang memprioritaskan penanganan kasus penambangan emas ilegal di Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Jokowi Minta Penambangan Emas yang Picu Banjir Bandang di Lebak Dihentikan

Untuk diketahui operasi Peti skala besar dipimpin langsung Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roemtaat. Belum diketahui jumlah pasti lokasi tambang emas ilegal yang dipasang police line oleh Polda Banten.

BACA :  Ini Tiga Aspek yang Disorot KPK Cegah Korupsi di Banten

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler