Connect with us

METROPOLITAN

Musim Panen Ikan Jadi Alasan Nelayan di Lebak Nekat Melaut Saat Kondisi Gelombang Tinggi  

Published

on

Salah satu nelayan saat akan melaut. Padahal kondisi gelombang tengah dalam keadaan tinggi. (Istimewa).

Lebak- Sejumlah nelayan di Perairan Pantai Binuangen, Kabupaten Lebak nekat melaut. Padahal kondisi gelombang tengah tinggi. Mereka nekat menerjang ombak lantaran saat ini tengah musim panen ikan, Minggu, 12 Januari 2020.

Dalam siaran pers diterima BantenHits.com, salah satu nelayan Ujang Alay menyebut ketinggian air saat ini mencapai 2 meter dan kecepatan angin hingga 35 knot. Meski kondisi gelombang tinggi, hal tersebut tidak berdampak terhadap hasil tangkapan.

“Kondisi di laut saat ini memang gelombang tinggi. Tapi, itu tidak berpengaruh terhadap hasil tangkapan,” kata Ujang.

Saat tengah berlayar, kata Ujang, nelayan tetap merasa ada kekhawatiran, akan tetapi kekhawatiran tersebut bukan suatu halangan. Lantaran terganjal oleh kebutuhan.

” Memang saat kita di tengah dan tiba-tiba ombak besar itu kita merasa khawatir. Tapi, bagaimana lagi kalau kita tidak melaut,”tuturny.

Ia mengklaim untuk saat ini hasil tangkapan ikan bervariasi. Namun, lebih didominasi oleh cumi. Pasalnya, dalam kurun waktu 10 hari, pihaknya bisa memperoleh ikan sebanyak 3 ton.

” Ikan cumi paling banyak, tapi ikan yang lain juga ada. Kita 10 hari di laut dapat hasil 3 ton,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending