Connect with us

METROPOLITAN

Lima Saksi dari Unsur Pemerintahan ‘Diperiksa’ Polisi Soal Tambang Emas Ilegal di Gunung Halimun Salak

Published

on

Anggota Kepolisian Polda Banten saat melakukan pemeriksaan di lokasi penambangan emas ilegal di wilayah Kabupaten Lebak. (Istimewa).

Lebak- Polda Banten dan Polres Lebak melakukan penyegelan terhadap dua titik tambang emas ilegal di Kampung Gunung Julang, Desa Lebaksitu, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Sabtu, 11 Januari 2020.

Penutupan buntut dari banjir bandang yang menerjang enam kecamatan di Kabupaten Lebak. Presiden Joko Widodo meminta aktivitas perambahan hutan karena penambangan emas ilegal dihentikan.

Polda Banten dan Polres Lebak membentuk tim menangani kasus persoalan tambang emas ilegal yang ramai disebutkan menjadi pemicu banjit bandang di Kabupaten Lebak.

Baca Juga: Polda Banten dan Polres Lebak Segel Dua Tambang Emas Kosong di Gunung Julang

Kapolres Lebak, AKBP Firman Andreanto mengatakan selain penyegelan terhadap dua titik tambang emas ilegal, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi. Tujuannya untuk memintai keterangan.

“Semuanya kita mintai keterangan termasuk ya yang menguasai Taman Nasional Halimun salak,”kata Firman saat diwawancarai awak media, di Dodiklatpur Ciuyah, Senin, 13 Januari 2020.

Saat ditanya jumlah saksi yang sudah dimintai keteranga, Firman menyebutkan sedikitnya terdapat 5 saksi dari unsur pemerintahan yang sudah dimintai keterangan.

“Sementara ini ada lima dari pemerintah untuk memintai keterangan,”ucapnya.

Sebelumnya, Jajaran Polda Banten, Polres Lebak dan TNI mulai bergerak menuju kawasan Gunung Halimun Salak, Sabtu, 11 Januari 2020. Tujuannya untuk menyisir para pertambangan usaha tanpa izin (PETI).

Hal ini dilakukan menyusul terbitnya perintah Presiden Joko Widodo, Kabareskrim Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo yang menginginkan aktivitas penambangan emas ilegal dihentikan setelah melakukan peninjauan lokasi banjir di Kabupaten Lebak. Keduanya menduga banjir diakibatkan oleh perambahan hutan karena penambangan emas ilegal.

Dalam rilis yang diterima BantenHits.com, operasi Peti skala besar dipimpin langsung Karo Ops Polda Banten Kombes Pol Aminudin Roemtaat.

Alhasil, lokasi tambang emas ilegal di Kampung Cidoyong, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak dilakukan pemasangan police line.

Editor: Fariz Abdullah

Trending