Connect with us

METROPOLITAN

Mayat Bayi yang Dibawa Perempuan Muda di Bus Diduga Hasil Hubungan Gelap

Published

on

FOTO Ilustrasi penemuan bayi. (Google)

Pandeglang – Polres Pandeglang, masih melakukan pendalaman modus seorang perempuan muda berinisial IWL (20) yang membawa mayat bayi baru lahir ke Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Kamis, 9 Januari 2020.

Seperti diberitakan sebelumnya, IWL, warga di Kabupaten Pandeglang itu, melahirkan saat usia kandungan berusia 6 bulan di dalam mobil ambulans RS Sari Asih. Dia mendapatkan pertolongan setelah mengalami kontaksi di dalam Bus Murni Jaya jurusan Pandeglang-Jakarta.

Namun sayang, nyawa bayi laki-laki itu tidak bisa diselamatkan. Sehingga IWL membawanya ke wilayah Kecamatan Bojong, dengan niat menguburkan bayinya.

Warga yang mengetahui itu, menolak pemakaman mayat bayi yang dibawa IWL, karena IWL bukan warga kampung tersebut.

BACA JUGA: Geger! Perempuan Muda di Pandeglang Bawa Mayat Bayi dalam Bus, Ditolak Warga saat Akan Dimakamkan

Kasatreskrim Polres Pandeglang, AKP DP Ambarita menduga mayat bayi tersebut dari hasil hubungan gelap IWL di Karawang.

“Diduga hasil hubungan gelap yang dilakukan di Karawang,” kata Ambarita, Selasa, 14 Januari 2020.

Dari hasil penyelidikan tersebut, pihak kepolisian berhasil mengamankan barang bukti kain pernel warna hijau putih yang digunakan untuk membungkus mayat bayi, beserta surat kematian dari rumah sakit dan resep obat dari dokter.

“Langkah-langkah yang sudah diambil yaitu, mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP), melakukan interogasi dan mengamankan bukti-bukti,” tutupnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Trending