Connect with us

METROPOLITAN

Badan Geologi Dilibatkan Bangun Huntara Untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Lebak

Published

on

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat memberikan keterangan pers dalam sebuah acara. (BantenHits.com/Fariz Abdullah).

Lebak- Pemerintah Kabupaten Lebak menggelar rapat penanggulangan bencana di Aula Multatuli Setda Lebak, Selasa, 14 Januari 2020.

Rapat yang dipimpin Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya itu memutuskan masa tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Kabupaten Lebak diperpanjang selama 14 hari ke depan.

Selain memperpanjang masa tanggap darurat bencana, rapat yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebak, Sekretaris Daerah, Para Asisten, Kepala OPD, Instansi terkait serta para relawan dari berbagai asosiasi ini memutuskan untuk membangun hunian sementara (Huntara) untuk para korban.

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya mengatakan pembangunan Huntara ini dipicu banyaknya masyarakat yang kehilangan tempat tinggal setelah diterjang banjir bandang dan longsor.

BACA :  PT Dover Chemical Dituding Cemari Lingkungan

“Ya target kita pembangunan Huntara ini bisa dilakukan secepatnya,”kata Iti usai memimpin rapat.

Dalam prosea pembangunannya, Iti mengaku akan melibatkan badan geologi untuk melakukan pemeriksaan terhadap lahan-lahan yang aman untuk dibangun Huntara dan pemukiman.

“Kita ingin huntara juga amankan karenanya kita libatkan badan geologi untuk mengecek lahan lahan yang akan divunakan untuk huntara juga pemukiman,”tuturnya.

Baca Juga: Masa Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Longsor Lebak Diperpanjang

Bupati wanita pertama di Kabupaten Lebak ini juga meminta agar dalam waktu dekat sudah ada kejelasan untuk percepatan pembayaran waduk karian terutama bagi mereka yang menjadi korban banjir bandang di Kabupaten Lebak.

Tujuannya agar proses pembangunan Huntara atau relokasi warga bisa dipercepat.

BACA :  Zaki Minta Pesisir Pantai di Tangerang Dipasangi Alat Pendeteksi Tsunami

“Percepatan pembayaran waduk karian Minggu ini sudah ada kepastian kemudian juga begitu,”katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler