Connect with us

PILKADA

KPU Pandeglang Perbolehkan PPK Nyambi Jadi TKSK dan Pendamping Desa

Published

on

Ketua KPU Pandeglang Ahmad Sujai (tengah) saat memimpin rapat dalam suatu acara. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang, mulai membuka pendaftaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pandeglang tahun 2020.

Pengumuman pendaftaran PPK itu bakal dibuka hari ini (Rabu, 15/1), sampai 17 Januari 2020. Dan penerimaan berkas pendaftaran 18-24 Januari 2019.

Dalam pemilihan PPK, KPU Pandeglang tidak akan mempersoalkan calon PPK yang memiliki pekerjaan lain, seperti Pendamping Desa, TKSK, pendamping PKH ataupun pekerja lainnya.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Sujai mengatakan, sesuai Peraturan KPU RI Nomor 13 Tahun 2017 dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017, tidak ada larangan bagi yang ingin jadi PKK posisinya sedang berprofesi dibidang lain atau double job.

BACA :  Pendaftaran Calon Wali Kota Serang Segera Dibuka, Vera Nurlaila Masih Sendiri

“Artinya, kaitan orang yang sudah punya profesi mendaftar jadi PPK dan KPPS itu tidak masalah,” kata Sujai, saat jumpa pers di aula KPU Pandeglang, Selasa, 14 Januari 2020.

Dia menegaskan, bakal meloloskan siapa saja yang mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil,  bukan anggota/pengurus parpol, berdomisili dalam wilayah kerja PPK, mampu secara jasmani dan rohani, bebas dari penyalahgunaan narkotika, pendidikan minimal SLTA, dan tidak pernah dipidana penjara lebih dari lima tahun.

“Jadi kami melihatnya lebih kepada sesuatu yang berkepastian hukum seperti persyaratan yang tertuang dan dijelaskan dalam pasal 72 tersebut,” ujarnya.

Sementara Ketua Divisi Sosdiklih Ormas dan SDM KPU Pandeglang, Nunung Nurazizah untuk mensukseskan Pilkada 2020, KPU membutuhkan sebanyak 175 petugas PPK.

BACA :  Empat Paslon Wali Kota Serang Lolos Tes Kesehatan

“Kami juga akan mengalami kesulitan, karena ada beberapa juga yang sudah mengalami dua periode dan sudah ada yang di Panwas. Kemungkinan nanti ditiap-tiap kecamatan ada penambahan waktu jika belum memenuhi personel yang dibutuhkan,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler