Connect with us

METROPOLITAN

Dompet Dhuafa Dirikan Pos Kesehatan Cuma-cuma yang ke-6 di Banten

Published

on

Romlah (46), salah seorang warga yang mendapatkan layanan kesehatan gratis di Pos Kesehatan Ainul Yaqin. Pos kesehatan cuma-cuma ini merupakan pos kesehatan ke-6 yang dibangun Dompet Dhuafa di Provinsi Banten. (Dokumentasi Dompet Dhuafa)

Serang – Layanan Kesehatan Cuma-cuma atau LKC Dompet Dhuafa Banten meresmikan Pos Sehat di Kampung Gowok Masjid, Kelurahan Sukajaya, Kecamatan Curug, Kota Serang, Kamis 16 Januari 2020.

Pos Sehat yang diberi nama Pos Sehat Ainul Yaqin ini merupakan pos kesehatan cuma-cuma keenam yang dibangun LKC Dompet Dhuafa di Provinsi Banten.

“Ini adalah pos sehat keenam yang berhasil diinisiasi oleh LKC Dompet Dhuafa di daerah Banten. Pos Sehat ini nantinya membuka pelayanan kesehatan cuma-cuma untuk warga sekitar, mulai dari usia 15 tahun sampai 59 tahun” ungkap Kepala Bagian Program LKC Dompet Dhuafa Banten Danan Panggih Wisastra dalam keterangan tertulis yang diterima BantenHits.com.

Lokasi yang dipilih ini untuk pos kesehatan yang keenam, lanjutnya, berdasarkan rekomendasi Dompet Dhuafa Cabang Banten. Rekomendasi ini kemudian ditindaklanjuti dengan melalukan assessment.

“Daerah yang dipilih ini merupakan rekomendasi dari bapak Mochlas Pidono selaku Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Banten, tentunya setelah melewati proses assesmen dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Warga menghadiri peresmian Pos Kesehatan Ainul yang merupakan pos kesehatan cuma-cuma Dompet Dhuafa. (Dokumentasi Dompet Dhuafa)

Danan menerangkan, pos sehat ini sendiri sama dengan Pos Binaan Terpadu Penyakit Tidak Menular (Posbindu PTM) milik pemerintah yang bertujuan untuk melakukan screening kepada warga berisiko mengalami PTM.

BACA :  Tanpa Identitas, Mayat Wanita Berkaos Hijau Ditemukan Mengambang di Sungai Cisadene

“Setelah data terkumpul, warga yang beresiko menderita PTM akan dikelola agar tidak terjadi komplikasi lanjutan pada PTM yang dideritanya. Dalam hal ini kita bekerja sama dengan puskesmas untuk proses rujukan pasien-pasien yang membutuhkan obat PTM,” jelasnya. 

“Pos sehat ini nantinya akan melakukan pelayanan dua kali dalam sebulan. Pada pelaksanaanya Pos Sehat Ainul Yaqin ini rencananya akan membuka pelayanan 2 kali dalam sebulan. Minggu pertama dan Minggu keempat. Pelayanan Pos Sehat Ainul Yaqin ini nantinya akan dibantu oleh dokter,” sambungnya.

Danan menjelaskan, pelayanan dilaksanakan oleh dokter dan kader yang sebelumnya sudah mendapatkan pelatihan dari LKC Dompet Dhuafa Banten.

Pos Sehat Ainul Yaqin jugs akan mendapatkan supervisi langsung dari LKC Dompet Dhuafa Banten dan Puskesmas per tiga bulan.

BACA :  Warga Pandeglang Kepergok Edarkan Upal di Serang; Uang Pecahan Rp50 Ribu dan Rp20 Ribu Disita

“Dengan adanya pos sehat, diharapkan warga disini terbantu dalam mengakses pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui faktor resiko PTM serta warga yang menderita PTM dapat terekelola dan tetap produktif,” jelas Danan.

Kepala Puskesmas Kecamatan Curug Kota Serang Oon Fatonah menyampaikan terima kasih atas beridirinya pos kesehatan cuma-cuma dari Dompet Dhuafa.

“Rasa terima kasih yang sebesar besarnya kepada LKC Dompet Dhuafa Banten telah membantu pihak pemerintah untuk membantu dalam bidang kesehatan. Ini merupakan langkah awal bagi kami di puskesmas untuk bisa bersama sama membangun posbindu ini supaya lansia yang ada di Sukajaya menjadi sehat,” ucapnya.

Romlah (46), salah seorang warga Kampung Gowok Masjid mengaku, merasa terbantu dengan didirikannya Pos Sehat Ainul Yaqin.

BACA :  Sering Rusak, Alasan Pemkab Pandeglang Beli Mobil Mewah Baru Rp550 Juta  

“Kami berterima kasih kepada LKC Dompet Dhuafa, jadi berobat tidak perlu jauh-jauh. Bisa cek kesehatan di sini,” ungkapnya.

Editor: Darusssalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler