Connect with us

METROPOLITAN

Fasilitas Citimall Cilegon Dikeluhkan Pedagang; Plafon Air Bocor sampai Lantai yang Belum Terpasang

Published

on

Sejumlah pedagang handphone di Citimall saat membereskan dagangannya lantaran adanya kebocoran plafon air. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Sejumlah pedagang handphone di Citimall Kota Cilegon mengeluhkan fasilitas yang terdapat di lantai satu. Pasalnya, mereka tak bisa membuka usahanya lantaran adanya kebocoran plafon air.

Hal itu sontak membuat para pedagang handphone di Mall yang sebelumnya bernama Mayofiel Mall Cilegon itu panik dan bergegas menyelamatkan barang dagangannya.

“Tadi pas mau buka toko saya lihat ada kebocoran air dari plafon lantai satu, airnya cukup banyak sampai ngebasahin lapak dagangan punya teman saya sampai tidak bisa jualan,”jar Friansyah salah seorang pedagang Handphone di Citimall Cilegon, Jumat, 17 Januari 2020.

BACA :  Pemadaman Listrik, Pengusaha Warnet Merugi

Friansyah menduga kebocoran air berasal jebolnya aliran air di salah satu instalasi pipa hydrant yang berada di plafon lantai satu gedung Citimall. Para pedagang yang melihat peristiwa tersebut langsung panik menyelamatkan barang-barang miliknya.

“Pas ada air pemilik yang lapaknya kena air langsung nyelametin barang-barang seperti Hanphone kursi, estalase dan peralatan service handphone lainnya,”ungkapnya.

Ia meminta pengelola Citimall untuk segera menyelesaikan perbaikan fasilitas yang berada di dalam gedung agar para pengunjung merasa nyaman saat berbelanja di Mall tersebut.

“Udah sepi pengungjung, kebocoran di tambah keramik lantai juga masih banyak yang belum di pasang akibat adanya renovasi saya khawatir bakal berdampak ke penghasilan para pedagang karena mungkin pengunjungnya tidak nyaman,”keluhnya.

BACA :  Gerbang Tol Karang Tengah Dihapus, Pengemudi Masih Terjebak Macet

Sementara salah seorang managemen Citimall Rizal membenarkan adanya kebocoran air di plafon lantai satu diarea pedagang handphone. Ia mengatakan bahwa saat terjadi kebocoran pihaknya tengah melakukan pengetesan aliran instalasi pipa Hydrant.

“Sebelum melakukan pengetesan kita sudah antisipasi, ada tiga pompa kita test namun saat itu yang kita gunakan pompa dengan tekanan rendah. Namun secara tiba tiba ada pipa yang jebol dan terjadi kebocoran itupun tidak lama dan kita sudah mengantisipasinya, para pedagang juga sudah beraktifitas dengan normal kembali,”tandasnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler