Connect with us

METROPOLITAN

Dua Kampung di Kelurahan Banten Terendam Banjir, Bukti Kepemilikan Bangunan Warga di Tepi Kali Teluk Banten Diselidiki

Published

on

Banjir di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, merendam ratusan rumah warga di dua kampung. Banjir disebut dipicu penyempitan Kali Telul Banten akibat pembangunan. (Banten Hits.com/ Mahyadi)

Serang – Hujan deras yang mengguyur Kota Serang sepanjang Jumat malam hingga Sabtu dini hari, 17-18 Januari 2020, menyebabkan dua kampung di Kelurahan Banten, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, terendam banjir.

Dua kampung tersebut yakni Kampung Suka Jaya, RT01, RT 02/012, dan Kampung Pamarican.

Lurah Banten Hizbullah mengatakan banjir ini  akibat dari bangunan masyarakat yang berada tepat di tepian Kali Teluk Banten.

“Besok kami akan telurusi, saya masih baru dan saya belum tahu betul zona saya di sini, insyaAllah kami akan tindak lanjuti,” jelasnya.

BACA :  Rawan Penyimpangan, Kejari Kawal Dana Desa di Lebak

Menurut Hizbullah, pihak kelurahan sudah meminta PUPR Kota Serang untuk mengeruk sungai tersebut agar air mengalir dengan normal.

“Banjir ini terdampak terhadap 104 KK dan 400 lebih jiwa sekitar itulah,” paparnya.

Sementara itu Kapolsek Kasemen AKP Cuaib mengatakan pihak kepolisian akan menindaklanjuti warga yang membangun rumah di tepian kali yang membuat penyempitan Kali Teluk Banten.

“Kita melakukan penyelidikan keabsahan proses pembuatan surat (rumahnya) seperti apa, termasuk empang dasarnya apa? Kita tidak segan-segan proses secara hukum yang berlaku,” tegasnya.

Di tempat yang sama, Ketua DPRD kota Serang Budi Rustandi mengatakan, jika benar rumah milik warga yang berada di tepian sungai memiliki surat kepemilikan, hal tersebut aneh dan harus ditelusuri.

BACA :  Saeful Bahri Staf Sekjen PDIP yang Ditangkap KPK terkait Suap Komisioner KPU Ternyata Lahir di Rangkasbitung, Ini Sepak Terjangnya

“Ini bisa jadi ranah tipikor ya kalau ada surat (kepemilikan). Sepadan kali itu, kalau ada surat berarti ada oknum,” tegasnya.

Lanjut ia mengatakan pihaknya sudah lakukan komunikasi dengan dengan PU dan DLH untuk mengangkut sampah di sepanjang Kali Teluk Banten.

“Saya tungguin ini untuk ambil sampahnya termasuk provinsi sudah terkoordinasi,” tukasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Terpopuler