Connect with us

METROPOLITAN

Banyak Palang Pintu KA ‘Tak Berpenghuni’, Kades di Cibadak Ramai-ramai Kritik Dishub Banten

Published

on

Salah satu pos dan palang pintu di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. (Istimewa).

Lebak- Dinas Perhubungan Provinsi Banten tercatat telah membangun dua pos petugas palang pintu perlintasan kereta api di Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak. Masing-masing di desa Cibadak dan Bojongcae.

Keberadaan palang pintu seyogianya membawa kabar baik untuk masyarakat lantaran saat lalulalang melintas perlintasan KA Rangkasbitung-Merak mereka tak lagi dikhawatirkan kemunculan kereta secara mendadak.

Namun faktanya berbeda, rampung dibangun sejak tahun 2019 dua pos dan palang pintu kereta api di Kecamatan Cibadak itu masih ‘Tak Berpenghuni’ alias tak ada petugas yang berjaga. Alhasil masyarakat masih dibuat waswas saat melintasi perlintasan KA Rangkasbitung-Merak.

BACA :  PPP Banten Bentuk Kader Muda Persatuan

Hal tersebut tentunya menuai protes Kepala desa di Cibadak. Salah satunya Didin Burhanudin, Kepala Desa Cibadak, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Lebak.

Menurutnya, pembangunan pos dan palang pintu tentunya akan mubadzir jika tidak ditempatkan petugas. Masyarakat masih akan merasa was-was saat melintas di perlintasan KA Rangkasbitung-Merak.

“Saya dan Kades Bojong Cae Usup, sangat mengharapkan untuk petugas penjaga palang pintu agar segera terealisasi sementara ini belum ada kepastian kapan bisa terealisasi. Karena mengingat pentingnya dan ini menyangkut keselamatan orang banyak khususnya bagi pengguna jalan atau yang melintas jalur rel kereta Api tersebut,”tutur Didin saat dihubungi BantenHits, Senin, 20 Januari 2020.

Sementara Wakil Ketua 1 APDESI Kecamatan Cibadak, Iden Sukatma mengatakan tak hanya soal penempatan petugas. Beberapa perlintasan Kereta Api yang terdapat di Kecamatan Cibadak juga harus segera diberikan palang pintu.

BACA :  Truk Pasir Terperosok Timpa Pagar Rumah Warga di Kalanganyar Lebak

Alasannya, kata Iden, belum lama ini terdapat salah satu warganya yang menjadi korban tabrak kereta tanpa palang pintu.

“Warga saya ada yang jadi korban meskipun TKPnya di Jambu, Serang. Tapi ini harus menjadi perhatian semua pihak jangan sampai di Cibadak terjadi hal serupa,”kata pria yang menjabat Kepala Desa Cisangu ini.

“Saya minta pemerintah pusat, provinsi bergerak cepat kalau persoalan keselamatan jangan nunggu sampao ada korban jiwa dulu. Itu palang pintu sudah ada kenapa tidak segera siapkan petugasnya?,”sambung Iden.

Terpisah Kepala Bidang Keselamatan Lalu Lintas Dishub Lebak Aziz A.R mengaku belum bisa memberikan informasi mengenai penempatan petugas jaga palang pintu kereta api.

BACA :  Pantai Kerang Marina and Resort Serahkan Satwa Dilindungi ke BKSDA

“Blm bisa kasih info om Status masih Prov belum serah terima,”kata Aziz saat dihubungi melalui pesan WhatsApp.

Hingga berita ini publish BantenHits.com masih mengupayakan konfirmasi Dishub Provinsi Banten.

Editor: Fariz Abdullah




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Terpopuler