Connect with us

METROPOLITAN

Pelajar di Serang Sembunyikan Kehamilan hingga Lima Bulan, Terungkap oleh Tukang Urut Gara-gara Ini

Published

on

Suminto (35) pelaku pencabulan terhadap pelajar di Kota Serang. Akibat perbuatan pelaku, pelajar berinisial OAG hamil lima bulan. (Dok. Polres Serang Kota)

Serang – OAG (17), seorang pelajar di Kota Serang, selama lima bulan bisa menyembunyikan kehamilannya dari orangtua dan teman-temannya.

Namun, kehamilannya ini akhirnya terbongkar setelah OAG jatuh dari motor. Orang tua OAG yang membawanya ke tukang urut untuk mengibati luka akibat jatuh, justru mendapatkan penjelasan jika OAG tengah mengandung lima bulan.

Dihamili Tetangga

Tak hanya fakta soal kehamilan, orangtua OAG mendapatkan pengakuan dari sang anak, jika dirinya memang hamil setelah digagahi oleh Suminto (35) yang tak lain tetangganya sendiri.

BACA :  HMI MPO Cabang Tangerang Raya Beberkan Karut-marut PPDB SMA/SMK di Provinsi Banten

Suminto pun langsung ditangkap jajaran Polres Serang setelah orangtua OAG melaporkan kejadian tersebut.

Kapolres Serang Kota Polda Banten AKBP Edhi Cahyono melalui Kasat Reskrim AKP Indra Feradinata menjelaskan, Suminto melakukan perbuatan keji tersebut kepada OAG sebanyak tiga kali pada bulan Juli 2019 lalu hingga membuat OAG hamil.

“Orang tua korban RP (44) melapor ke kami bahwa anaknya telah disetubuhi oleh tetangganya hingga hamil lima bulan. Perbuatan tersebut dilakukan oleh Suminto di dalam rumah milik OAG,” jelas Indra.

“Korban diketahui hamil ketika korban sepulang sekolah jatuh dari motor dan dibawa ke tukang urut. Lalu tukang urut berkata kepada orang tua korban bahwa korban saat ini sedang posisi hamil,” tambahnya.

BACA :  Dinilai Rawan Bencana, KPP Banten Akan Bangun Pos SAR di Panimbang

Akibat kejadian tersebut, Suminto langsung diamankan oleh pihak kepolisian untuk dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya.

“Pelaku sudah kami amankan. Pelaku dikenakan pasal 81 ayat (1) dan (2) Jo 82 ayat (1) UU RI no.17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI no.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak,” tutup Indra.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Terpopuler