Connect with us

METROPOLITAN

Gandeng LAZ Harfa, VRI Bangun Jembatan Gantung di Ciladaeun Lebak

Published

on

VRI – Laz Harfa saat membangun jembatan gantung di Ciladaeun, Lebakgedong. (Istimewa).

Lebak- Banjir bandang dan longsor yang menerjang Kabupaten Lebak membuat 28 jembatan penyebrangan baik gantung maupun permanen teputus. Seluruhnya tersebar di enam Kecamatan seperti Sajira, Cipanas, Lebakgedong, Cimarga, Curugbitung dan Maja.

Berbagai pihak berbondong-bondong memberikan bantuan dan mencoba memulihkan kondisi ekonomi. Sepertihalnya yang dilakukan Vertical Rescue Indonesia (VRI) dan Lembaga Amil Zakat Harapan Dhuafa (LAZ Harfa).

Keduanya berkolaborasi membangun jembatan sebagai akses penghubung masyarakat antar kampung di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak.

“Karena tidak ada akses lain. Hanya ada jembatan darurat yang dibuat masyarakat, tetapi hanya bisa dilalui pejalan kaki, dan itu pun kondisinya tidak layak ya, mengkhawatirkan,” kata VRI Korwil Banten, Lukman Nulhakim, Rabu, 22 Januari 2020.

BACA :  BKP Kelas II Cilegon Temukan Sapi Perah Terjangkit Zoonosis Brucellosis saat Akan Dikirim ke Medan

Menurut Lukman jembatan yang dibuat jaraknya tidak jauh dari lokasi jembatan gantung sebelumnya yang tergerus banjir. Pengerjaannya saat ini memasuki pemasangan seling dan alas.

“Kurang lebih panjangnya 100 meter. Alhamdulillah tidak ada kendala berarti, hanya saja intensitas curah hujan saja yang besar. Kalau kondisi medan, kami memang terbiasa di tebing ketinggian,” jelas Lukman.

Irfan dari LAZ Harfa berharap, jembatan yang dibangun dapat bermanfaat sebagai sarana penyeberangan warga sehingga aktivitas kembali normal.

“Terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melewati. Dan insya Allah ada beberapa jembatan gantung lagi yang akan kami bangun,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler