Connect with us

METROPOLITAN

Jembatan Ciujung Baru di Lebak Ditutup Sepekan Kedepan, Ini Rute Rekayasa Lalinnya

Published

on

Lubang di Jembatan Ciujung mengancam keselamatan pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Jalan Soekarno-Hatta (Bypass). (Banten Hits/ Fariz Abdullah)

Lebak- Terhitung 22 Januari 2020 para pengguna kendaraan roda dua, empat atau lebih tak bisa lagi melintas di Jalan Bypass Soekarno-Hatta Rangkasbitung. Mereka tak bisa melintas selama sepekan kedepan lantaran adanya perbaikan jembatan Ciujung Baru.

Perbaikan dilakukan lantaran kondisi jembatan yang dikenal sebagai jembatan Bypass itu rusak. Banyaknya kendaraan bermuatan pasir basah menuju ke arah Tangerang menjadi salah satu pemicu terjadinya kerusakan.

“Kondisinya memang sudah tidak mungkin bisa digunakan, makanya dilakukan penutupan untuk penanganan agar kerusakan bisa ditangani,” kata Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya di Gedung Setda Lebak usai menggelar rapat pembahasan penanganan jembatan, Rabu, 22 Januari 2020.

BACA :  Tak Ingin Ada Lagi Dolbon di Tahun 2023, Wali Kota Serang Tekankan Setiap Kelurahan Buat MCK

Penutupan, kata Iti akan berlaku sampai 29 Januari 2020. Setelah selesai pemerintah Kabupaten Lebak akan membatasi kendaraan yang melintas.

“Kendaraan yang berat kita batasi, hanya boleh 20 ton. Terkait dengan rekayasa lalu lintasnya dan jalan alternatifnya yang bisa digunakan untuk kendaraan berat, kita bersama Satlantas Polres Lebak dan Polda Banten,” terang Iti.

Untuk sementara jelas Iti, Pemerintah bekerjasama dengan Satlantas Polres Lebak melakukan rekayasa lalulilntas yakni kendaraan besar (lebih dari 2 sumbu) diarahkan melalui jalur Pandeglang (Jalan Nasional). Kendaraan truk engkel sumbu 2 hanya boleh melintasi jalur Kalijaga pada jam Operasional pukul 22.00 WIB – 05.00 WIB sedangkan bagi kendaraan dari arah Cikande menuju Rangkasbitung untuk mematuhi ketetentuan poin 2 dan 3, dan kendaraan kecil (mobil penumpang dan mobil box kecil/elf) boleh melintas ke dalam kota (Jalan Multatuli-Jalan patih Derus).

BACA :  DPRD Pandeglang Tak Sepakat Predator Anak Dikebiri

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler