Connect with us

METROPOLITAN

Melirik Nasib Honorer di Pandeglang Pasca Pengesahan Penghapusan; Mulai Bingung Masuk Kerja

Published

on

DEMO HONORER DI BANTEN DI KP3B KOTA SERANG 18 SEPTEMBER 2018

5.000 honorer di Banten menggelar aksi di Kawasan Pusat Pemerintah Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Mereka mendesak Gubernur Banten Wahidin Halim menolak rekrutmen CPNS jalur umum.(Banten Hits/ Mahyadi)

Pandeglang – Ribuan tenaga honorer di Pemerintah Kabupaten Pandeglang belum mendapat kejelasan, pasca di sahkannya penghapusan honorer oleh Komisi II DPR RI, Kementerian PAN-RB dan BKN.

Dari data yang dimiliki Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang, jumlah tenaga honorer di Pemda Pandeglang mencapai sekitar 1,500 orang, TKS 7,000 orang, dan TKK sebanyak 1,520 orang.

Baca Juga: Penghapusan Honorer Disahkan DPR RI, Permohonan Pengangkatan PNS Ramai Disuarakan

Saat ini, mereka kebingungan harus tetap masuk kerja atau tidak, mengingat nasib mereka belum jelas.

BACA :  Ribuan Nasi Bungkus Disiapkan untuk Korban Banjir di Tangerang

“Bingung masuk kerja juga kalau tidak ada kejelasan mah,” kata Yopi salah seorang guru honorer di salah satu SD yang ada di Kecamatan Cigeulis, Rabu 22 Januari 2020.

Sementara Kepala BKD Pandeglang, Ali Fahmi Sumanta mengaku akan segera berkorinasi dengan Kemenpan RB, untuk menanyakan kejelasan tersebut.

“Kita akan ke Kemenpan RB untuk menanyakan perihal ini. Kami juga tidak mau gegabah, karena kebijakan ini juga harus dirapatkan dahulu,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler