Connect with us

METROPOLITAN

Beler yang Brondong Ditangkap Polisi saat Bersama Wanita Setengah Tua dalam Kontrakan, Keduanya Ngaku Habis Lakukan Ini

Published

on

Foto Ilustrasi: pasangan mesum ketika dilakukan pemeriksaan di dalam hotel oleh petugas kepolisian.(Dok.BantenHits.com)

Pandeglang – Maulana Sodik alias Beler (24) ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Pandeglang di kamar kontrakannya, Kampung Leuwiliang, Desa Sadeng, Kecamatan Lewisadeng, Kabupaten Bogor, Rabu, 22 Januari 2020.

Beler ditangkap saat tengah berduaan dengan perempuan yang lebih dewasa darinya, yakni Ilah Noerlaela (38). Polisi mengamankan narkoba jenis sabu seberat 68,42 gram dari tangan beler.

Dikutip BantenHits.com dari KBRN, saat diinterogasi, keduanya mengaku baru saja menggunakan sabu.

Kasat Narkoba Polres Pandeglang, Iptu David Adhi Kusuma menerangkan, penangkapan Sodik merupakan hasil pengembangan dari hasil penangkapan sebelumnya dilakukan terhadap Nanang Rifai alias Gopal (35).

BACA :  Bocah Kembar di Tangsel Terseret Arus Selokan saat Asik Main Hujan

“Dia ditangkap oleh petugas di Jalan Raya Labuan, tepatnya di Kampung Cikoneng, Desa Palurahan Kecamatan Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang karena membawa sabu seberat 4,25 gram,” ujarnya, Kamis, 23 Januari 2020.

Dari hasil pemeriksaan petugas, Rifai mendapat pasokan sabu dari Sodik. Berbekal keterangan itu, jajarannya kemudian memburu Sodik hingga ke Kabupaten Bogor.

“Selain mengamankan puluhan gram sabu, kami juga mengamankan sebuah pipa kaca yang diduga digunakan untuk menghisap sabu, sebuah timbangan, dan uang tunai Rp500 ribu,” sebut David.

“Kalau dari tersangkan Rifai, kami mengamankan sabu 4,25 gram, uang tunai sebesar Rp1,5 juta, dua buah handphone serta satu timbangan,” imbuhnya.

Akibat dari perbuatan para pelaku, petugas menjerat mereka dengan Pasal 114 ayat 2 subsider Pasal 112 ayat 2 dan 1 Jo Pasal 127 Ayat 1 huruf a subsider Pasal 131, Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika Jo Pasal 84 ayat 2 KUHAP.

BACA :  Polisi Ciduk Pasutri Pengoplos Tabung Gas di Tangsel

Editor: Darussalam Jagad Syahdana
Sumber: KBRN

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler