Connect with us

METROPOLITAN

Ramai Kabar Penghapusan Honorer, Bupati Iti: Dinas yang Merekrut Saya Riksus

Published

on

Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya saat memberikan keterangan pers mengenai harga gas elpiji di lokasi banjir bandang. (Dok. BantenHits.com)

Lebak- DPR RI dan Pemerintah Pusat memutuskan untuk sepakat menghapuskan tenaga honorer di tubuh pemerintahan.

Sontak saja, kabar tersebut membuat sejumlah pegawai honorer di Banten kebingungan. Tak sedikit dari mereka meminta pemerintah juga menyiapkan solusi jika rencana itu benar terealisasi.

Baca Juga: Penghapusan Honorer Disahkan DPR RI, Permohonan Pengangkatan PNS Ramai Disuarakan

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya angkat bicara. Ketua DPD Demokrat Banten itu menyebut saat ini kabar penghapusan honorer masih dalam pembahasan.

“Penghapusan tenaga honorer masih dibahas,”kata Iti saat diwawancara awak media di Gedung Setda Lebak, Rabu, 22 Januari 2020.

BACA :  Kebakaran di Kaduheulang, Empat KK Kehilangan Tempat Tinggal

Bupati wanita pertama di Lebak ini mengulas mengenai kebijakannya terdahulu bahwa melarang Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Lebak untuk melakukan rekrutmen tenaga honorer.

“Makanya kemarin (31 Desember 2019) temen-temen bisa denger saat saya melakukan pelantikan esselon II saya sampaikan kepada seluruh OPD tidak ada lagi yang mengangkat honorer. Kecuali nanti sudah menganalisa kebutuhan tenaga personil di masing-masing dinas yang nanti harus kita sampaikan ke Kemenpan RB,”ungkapnya.

“Kalau misalkan dari dua edaran saya itu ada yang melakukan rekrutmen atau pengangkatan honorer maka akan saya riksus dan akan saya turunkan pangkatnya,”tambahnya.

Editor: Fariz Abdullah

Terpopuler