Connect with us

METROPOLITAN

Komplotan Maling Bobol Sistem Pembayaran Digital Parkir Mahasiswa UPH lewat Aplikasi Ini

Published

on

The Johanes Oentoro UPH gelar Library Safari Competition 2018-3

FOTO Ilustrasi: para peserta Library Safari Competition 2018 yang digelar The Johanes Oentoro UPH mempraktikkan studi literasi lewat smartphone.(FOTO: Istimewa)

Tangerang – Dua tempat parkir kendaraan yang menggunakan sistem parkir dengan pembayaran digital yakni di Jalan Boulevard Palem Raya, Bencongan Indah, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang dan Sky Parking, Belakang Kondominium Lippo Karawaci, dibobol tiga anggota komplotan maling motor.

Dikutip BantenHits.com dari Okezone.com, lokasi parkir tersebut umumnya digunakan mahasiswa Universitas Pelita Harapan atau UPH Karawaci. Dari dua tempat parkir ini, para pelaku berhasil menggasak enam sepeda motor.

Dua dari tiga anggota komplotan maling itu berhasil diringkus jajaran Polsek Kelapa Dua, yakni N (30) dan JM (32). Sementara satu pelaku lainnya M masih diburu petugas.

BACA :  Rutan Kelas IIB Serang Akan Beri Remisi Narapidana Berkelakuan Baik

Kapolsek Kelapa Dua AKP Supriyanto menerangkan, salah satu tersangka berinisial JM diketahui merupakan residivis untuk kasus yang sama. Bahkan, JM harus diberi tindakan tegas terukur di bagian kaki karena berusaha melawan petugas.

“Tersangka AN ini berprofesi sebagai ojol (ojek online), sedangkan JN ini pengangguran sekaligus residivis pencurian juga. Kalau untuk M masih kita kejar, statusnya DPO (daftar pencarian orang),” kata Supriyanto Jumat, 24 Januari 2020.

Aksi pencurian para pelaku sempat terekam kamera Close Circuid Television (CCTV) pada Rabu 4 September 2019, sekira pukul 10.00 WIB dan viral di media sosial. Pelaku AN dan M terlihat masuk ke dalam parkiran berboncengan dengan satu sepeda motor.

BACA :  Sehari, Dua Jamaah Haji Asal Lebak Wafat di Tanah Suci Mekah

Melalui aplikasi yang dimiliki, mereka leluasa keluar-masuk ke dalam parkiran dengan cara menjebol sistem digital. Setelah menentukan motor target, pelaku M langsung “memetik” menggunakan kunci leter T.

“Keduanya masuk berboncengan, lalu keluar dengan mengendarai pula motor yang dicuri. Jadi, tersangka selanjutnya keluar dari parkiran secara bersamaan dengan menggunakan aplikasi (fintech) milik mereka,” kata Supriyanto.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler