Connect with us

METROPOLITAN

Drainase Buruk Disebut Penyebab Banjir di Perumahan Bukit Pamulang Indah

Published

on

Tanggul Kali Serua Jebol, Kampung Bulak Dan Pondok Maharta Terendam hingga 1,5 Meter

FOTO ILLUSTRATION: Kampung Bulak dan Pondok Maharta, Kota Tangsel terendam banjir hingga 1,5 meter akibat tanggul Kalo Serua jebol. (Dok.BantenHits.com)

Tangsel – Drainase yang buruk di sekitar lingkungan Perumahan Bukit Pamulang Indah (BPI), Kota Tangerang Selatan (Tangsel), disebut menjadi penyebab banjir yang merendam ratusan rumah di komplek tersebut, Minggu malam, 26 Januari 2020.

Heri, salah seorang warga BPI mengatakan, drainase yang buruk membuat air dari hujan deras selama dua jam itu tidak mengalir.

“Karena kan ini posisinya di bawah, terus memang sistem drainasenya enggak bagus,” ujar Heri seperti dilansir Kompas.com.

Ratusan rumah di BPI, terendam banjir setelah diguyur hujan lebat sekira dua jam pada Minggu malam. Pukul 21.30 WIB, ketinggian air terpantau 50 centimeter.

BACA :  BNN Provinsi Banten Rehabilitasi 170 Pengguna Narkoba di Lapas

Air bahkan sampai masuk ke dalam rumah, sehingga warga sibuk mengevakuasi barang elektronik mereka. Para penghuni banyak yang mengungsikan kendaraan sepeda motor ke kawasan yang lebih tinggi.

Suyadi, warga BPI lainnya mengatakan, air mulai naik sejak pada pukul 18.00 WIB.

“Air mulai tinggi habis magrib, terus saya memastikan di sekitar Blok B semua rumah terendam, ratusan rumah,” ujar Suyadi di lokasi.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana
Sumber: Kompas.com

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler