Connect with us

METROPOLITAN

Alam Sutera Klaim Kantongi Izin Bangun Jembatan di Situ Gede dari Menteri

Published

on

Proyek Jembatan Kota Ayodhya Alam Sutera yang dihentikan Pemprov Banten. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Tangerang – Pembangunan jembatan di Situ Gede, Kota Tangerang oleh PT Alfa Goldland Realty selaku pengembang Kota Ayodhya Alam Sutera, dihentikan Pemprov Banten.

Lokasi pembangunan disebut merupakan aset Pemprov Banten. Sementara pembangunan jembatan yang dilakukan Alam Sutera belum mengantongi izin Pemprov Banten selaku pemilik lahan.

BACA JUGA: Tak Ada Police Line, Ini Penampakan Kekinian Proyek Jembatan Kota Ayodhya Alam Sutera yang Disetop Pemprov Banten

Melalui keterangan tertulis, Corporate Communication Divison Head Alam Sutera, Ch. Rossie Andriani memastikan, pembangunan jembatan yang dilakukannya telah mengantongi izin sejumlah pihak berwenang, di antaranya Kementerian PUPR dan Wali Kota Tangerang.

BACA :  Korban Tsunami Merasa Dipingpong untuk Dapatkan Bantuan Susu Bayi

Menurut Rossie, Alam Sutera secara konsisten menerapkan praktik good corporate governance pada seluruh aspek operasional bisnisnya.

“Sehingga proses perijinan terkait konstruksi pembangunan jembatan Situ Gede telah mendapat Rekomendasi Teknis Ijin Pelaksanaan Konstruksi Jembatan Situ Gede
yang dikeluarkan oleh Kementerian PUPR melalui Dirjen Sumber Daya Air BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Ciliwung Cisadane tertanggal, 31 Agustus 2017,” kata Rossie.

“Selanjutnya adalah Keputusan Menteri PUPR tentang Pemberian Ijin Penggunaan Sumber Daya Air kepada PT Alfa Goldland Realty untuk kegiatan konstruksi Jembatan di Situ Gede, tertanggal 4 Desember 2017 dan Keputusan Walikota Tangerang tentang Ijin Mendirikan Bangunan, tertanggal 23 Oktober 2018,” sambungnya.

Kawasan Kota Ayodhya Alam Sutera di Jalan MH. Thamrin, Kota Tangerang. (BantenHits.com/ Hendra Wibisana)

Rossie menambahkan, Jembatan Situ Gede yang didanai oleh pihak swasta ini nantinya akan diserahkan kepada pemerintah agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan umum.

BACA :  MA Malnu Pusat Menes Gelar Doa Bersama untuk Korban Lion Air JT 601

“Sehingga kami berharap kontribusi
ini tidak terdapat hambatan dikemudian hari. Persyaratan ataupun perijinan selain yang telah disebutkan di atas akan segera kami lengkapi,” jelasnya.

“Jembatan Situ Gede bertujuan untuk berpartisipasi membangun infrastruktur di Kota Tangerang dengan membuka akses jalan agar dapat mengurangi kepadatan di jalan Thamrin–Sudirman Tangerang,” tukasnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler