Connect with us

METROPOLITAN

Ramai Kabar Virus Corona, PKS Ingin Kesehatan TKA China di Banten Diperiksa

Published

on

Anggota DPRD Banten, Iip Makmur yang hobi berdakwah dan ceramah dalam menyerap aspirasi masyarakat. (Dok. Pribadi).

Lebak- Anggota DPRD Banten Iip Makmur meminta Pemerintah Provinsi Banten khususnya Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk Pro aktif mengenai virus Corona.

Mengapa tidak, kasus penyebaran virus yang mulai meresahkan banyak masyarakat ini telah membuat ribuan warga di Wuhan, China terjangkit bahkan puluhan diantaranya meninggal dunia.

Penyebarannya pun tergolong cepat, tercatat terakhir telah 16 negara yang terjangkit virus yang gejalanya menyerupai SARS ini. Termasuk negara tetangga Malaysia dan Singapura.

“Dinkes Banten diharap Pro aktif terkait virus Corona. Kita (DPRD) merekomendasikan dinas terkait untuk melakukan upaya prefentif,”kata Iip Makmur kepada BantenHits.com, Kamis, 30 Januari 2020.

BACA :  Soal Penambangan Pasir, Pemprov Banten Persilahkan Cemindo Gemilang Selesaikan Izin

Menurut Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini Dinas Kesehatan sudah saatnya bergerak melakukan pemeriksaan terhada Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Banten.

“Perlu pengecekan kesehatan TKA asal China baik di Bayah ataupun di Bandara Soekarno-Hatta ada di Banten,”tuturnya.

“Pengecekan ini juga nantinya akan menjadi sebuah tepisan atas isu-isu miring mengenai TKA China di Banten,”tambah Wakil rakyat yang hobi berdakwah ini.

Baca Juga: Waspada! Hal Ini Bisa Jadi Perantara Penularan Virus Corona

Untuk diketahui, dikutip dari detikhealth Perkembangan mengenai wabah virus corona 2019-nCoV sampai saat ini masih menjadi perhatian masyarakat dunia. Bahkan kabar terkini menyebutkan ada 16 negara yang melaporkan kasus coronavirus tersebut.

BACA :  Keluyuran Saat Jam Kerja, Puluhan PNS Terjaring Razia

Negara yang baru-baru ini mengkonfirmasi kasus virus corona pertamanya adalah Jerman. Pada Senin (27/1/2020) waktu setempat, pemerintah Jerman melaporkan ada seorang pria yang tertularvirus tersebut. Jerman menjadi negara ke-16 yang melaporkan kasus coronavirus.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler