Connect with us

METROPOLITAN

60 Gubuk Penambang Emas Ilegal di Gunungjulang Lebak Dibakar Warga

Published

on

Salah satu gubuk milik gurandil atau penambang emas ilegal di Gunungjulang saat dibakar warga. (Istimewa).

Lebak- Sedikitnya 60 gubuk milik gurandil atau penambang emas ilegal di Gunungjulang, Desa Lebaksitu, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak dibakar warga, Minggu, 2 Februari 2020.

Menurut Kanit Reskrim Polsek Cipanas Aipda Sanjoji, pembakaran yang dilakukan di Blok Cisoka dan Cidoyong itu merupakan inisiatif masyarakat.

“Inisiatif warga agar gubug-gubug itu tidak dipakai lagi oleh gurandil. Saya dampingi langsung untuk mencegah hal-hal yang lain,”kata Sanjoji kepada awak media.

Menurut Sanjoji tidak ada barang-barang yang diamankan lantaran gubug sudah dalam keadaan kosong.

“Enggak ada apa-apa. Jadi, gubug itu memang sudah ditinggal. Dibakar karena khawatir ditempati lagi,”tuturnya.

BACA :  Sebut Airin di Sidang Tipikor, Ini Dakwaan terhadap Dadang M.Epid

Sementara Kepala Desa Lebaksitu Tb Imron saat dihubungi membenarkan pembakaran puluhan gubug gurandil di desanya. Gubug yang dibakar kata Imron, tak hanya punya gurandil pendatang namun juga milik warga setempat yang juga mencari nafkah dari penambangan.

“Pandangan penegak hukum bahwa yang beraktivitas di Cisoka dan Cidoyong itu hanya warga setempat saja. Padahal, warga sudah berhenti beraktivitas, ternyata di luar masyarakat justru ada pihak lain yang tetap beraktivitas menambang,” ungkap Imron.

“Masyarakat sudah tidak ada aktivitas, tapi pihak luar ini justru seolah-olah memanfaatkan situasi dan kondisi, terus saja menambang. Jadi, ini yang bikin masyarakat geram,”

Imron tidak memungkiri bahwa 80 persen mata pencaharian warga Lebaksitu merupakan penambang. Namun, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, warga memilih menghentikan aktivitas tersebut.

BACA :  Avanza dan Terios Adu Banteng di Jalan Raya Saketi-Labuan, Satu Penumpang Dilarikan ke Puskesmas

“Ya walaupun itu jadi mata pencaharian warga, tapi setelah ada instruksi RI 1 warga mematuhi,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah




Photos

  • Videos


  • Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    Video Redaksi
    1 of 3
    Video Redaksi
    2 of 3
    Video Redaksi
    3 of 3
  • Terpopuler