Connect with us

METROPOLITAN

Ingin Segera Dievakuasi, Ini Data Mahasiswa asal Banten yang Tertahan di China Menyusul Mewabahnya Virus Corona

Published

on

Mahasiswa asal Banten yang tertahan di China menyusul mewabahnya virus corona. (Istimewa)

Serang – Sedikitnya sembilan mahasiswa asal Banten dilaporkan tertahan di China. Mereka ingin segera dievakuasi, menyusul mewabahnya virus corona.

Menyikapi hal ini, Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah telah membentuk Tim Khusus untuk mengevakuasi atau memulangkan para mahasiswa asal Kabupaten Serang dan Banten umumnya yang tertahan di China.

Dalam keterangan tertulis, tim disebutkan sudah melakukan komunikasi dengan para mahasiswa yang menyatakan ingin pulang ke Indonesia.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kabupaten Serang Asep Nugrahajaya mengatakan, Bupati Serang sudah menugaskan Dindikbud dan Dinas Sosial (Dindos) untuk berkoordinasi dan mengevakuasi para mahasiswa.

BACA :  Sebelum Tewas di Curug Goong, Pelajar SMKN 5 Serang Bikin Status Mengerikan

“Alhamdulillah kami sudah terhubung dengan beberapa mahasiswa yang tertahan di Tiongkok, mereka dalam keadaan sehat, dan ingin dipulangkan ke Indonesia,” kata Asep dalam siaran pers, Minggu, 2 Februari 2020.

Berdasarkan Informasi dari salah satu mahasiswa, kata Asep, mereka yang tertahan yakni Rifani (Kota Serang), Fadel Ramadhan (Kota Serang), Herawati (Kota Serang), Rio Priyanto (Kota Serang), Syah Abriyatna (Kabupaten Serang), Kenny Eliezer Jaya (Kota Tangerang Selatan), Muhammad Pajar (Kabupaten Serang), dan Soelthan Andhara Kelvin (Kabupaten Tangerang).

“Kami terus berkomunikasi dan melakukan koordinasi,” ujarnya Asep.

Asep mengatakan, Bupati Serang langsung memimpin Tim Khusus, dan telah menugaskan Dinsos Kabupaten Serang untuk juga berkoordinasi dengan Dinsos Provinsi Banten. Kemudian Dindikbud melakukan koordinasi dengan kementerian dan KBRI di Tiongkok.

BACA :  Jokowi Tetapkan Lebak sebagai Daerah Tertinggal

“Intinya, kami akan melakukan upaya maksimal untuk memulangkan rekan-rekan kita yang tertahan di Tiongkok,” ujarnya.

Sekretaris Dinas Sosial Sri Rahayu menambahkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak Dinsos Provinsi Banten untuk sama-sama berkoordinasi membantu para mahasiswa. “Alhamdulillah para mahasiswa dalam keadaan sehat, tetapi berdasarkan komunikasi dengan mereka, stok makanan dan masker sudah menipis,” ujarnya.

Menurutnya, baik Pemkab Serang, Pemprov Banten, maupun pemerintah pusat dipastikan akan melakukan upaya maksimal untuk membantu para mahasiswa asal Indonesia yang tertahan di Tiongkok.

“Kita doakan bersama, semoga mereka dalam keadaan sehat dan bisa kembali ke Tanah Air,” ujarnya.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana




Photos

  • Videos


  • Terpopuler