Connect with us

METROPOLITAN

Sempat ‘Ngeles’, Alasan Delapan Perangkat Desa Kompak Mundur Akhirnya Terungkap karena Tekanan

Published

on

Kepala DPMPD Pandeglang, Doni Hermawan bersuara soal mundurnya delapan Prades di Desa Bojen Wetan, Sobang, Pandeglang. Ia beranggapan para Prades mundur lantaran adanya tekanan dari tim sukses Kades terpilih. (BantenHits.com/Engkos Kosasih).

Pandeglang – Delapan Prangkat Desa (Prades) Bojen Wetan, Kecamatan Sobang, mundur secara serentak saat serah terima jabatan (Sertijab) kepala desa baru pekan lalu.

Untuk mengetahui duduk persoalan itu, ke 8 Prades tersebut di panggil oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (DPMPD) Pandeglang. Alhasil terungkap bahwa mereka mendapat tekanan dari Tim Sukses Kepala Desa baru.

Baca Juga: Delapan Perangkat Desa Bojen Wetan Pandeglang Kompak Mundur saat Sertijab Kades Baru

Kepala DPMPD Pandeglang, Doni Hermawan mengatakan ada beberapa motif yang membuat Prades tersebut mundur dari Pemerintahan Desa Bojen Wetan. Salah satunya, tekanan dari Tim Sukses kepala desa.

BACA :  Kapolda Instruksikan Berantas Preman di Jalur Mudik

“Ada tekanan dari Tim Sukses kepala Desa, kapan berhentinya, trus mereka berpikir dari pada di berhentikan oleh kepala desa mending mundur,” kata Doni kepada Bantenhits, Jumat, 7 Februari 2020.

Kendati demikian, Doni mengaku tidak akan langsung menbuka rekrutmen Prades baru, karena DPMPD akan melakukan mediasi dan membujuk Prades yang telah keluar, agar mau bekerja lagi.

“Kalau rekrutmen, belum bisa memastikan. Kami akan coba memediasi dulu, supaya aparat desa yang keluar bisa bekerja lagi, karena kepala desa juga sudah mau menerima kehadiran mereka,” ujarnya.

“Kalau mereka mau kerja, tidak ada rekrutmen, kalau mereka Keukeuh tidak mau kerja lagi, kita langsung buka rekrutmen, karena waktunya sudah mepet,” tambahnya.

BACA :  Pjs Bupati Pandeglang Minta Warganya Tak Copot Masker saat Mencoblos

Sementara Kepala Desa Bojen Wetan, Yanto mengaku tidak tau menau kenapa Prades memundurkan diri. Padahal, dia tidak melakukan penekanan kepada Prades tersebut.

“Enggak ada kamu harus mundur kamu harus mundur, biasa aja. Enggak tau kenapa memundurkan diri, sepontan enggak jelas. Kaget saya waktu memundurkan diri, ini mah sama saja menelanjangi saya di tempat umum, kan aturannya enggak gitu,” katanya.

Editor: Fariz Abdullah



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler