Connect with us

METROPOLITAN

Geger Rentenir Sita Wajan Pedagang, DPRD Minta Pemda Pandeglang Telusuri Izin Bank Keliling 

Published

on

Dua mata elang babak belur diamuk massa si Kepandean

FOTO ILUSTRASI: dua anggota mata elang (jongkok) alias penagih utang dari leasing babak belur dihakimi massa di Kepandean, Kota Serang, Jumat, 17 Januari 2020.(BantenHits.com/ Mahyadi)

Pandeglang – Ketua Fraksi Demokrat DPRD Pandeglang, Iing Andri Supriadi menyoroti kejadian yang menimpa pedagang nasi goreng di Pasar Labuan, Kecamatan Labuan, yang menjadi korban kebengisan petugas bank keliling.

Iing meminta kejadian itu, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang, dengana cara menelusuri bank keliling yang menyita wajan milik pedagang nasgor.

“Menurut saya Pemda (Kabupaten Pandeglang) harus segera bertindak, dengan cara menelusuri bank keliling tersebut. Apakah memiliki izin atau tidak,” kata Iing kepada BantenHits.com, Jumat, 7 Februari 2020.

BACA :  Rapat Kerja, KNPI Minta Masukan Pemkab Pandeglang

Kader Susilo Bambang Yudhoyono itu juga meminta agar kejadian ini dijadikan pelajaran oleh masyarakat supaya tidak menggunakan uang rentenir untuk modal usaha.

BACA JUGA: Bengisnya Petugas Bank Keliling di Pandeglang, Wajan Pedagang Nasi Goreng Disita Padahal Pembeli Lagi Antre

Menurutnya Pemda Kabupaten Pandeglang saat ini telah memiliki Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan ada juga Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dikeluarkan pemerintah pusat melalui Bank BRI dan lainnya.

“Saya rasa fasilitas itu bisa digunakan oleh masyarakat untuk modal usahanya,” ujarnya.

BACA JUGA: Dua ‘Mata Elang’ Diamuk Massa di Kepandean Serang

Kejadian ini juga, menjadi Pekerjaan Rumah (PR) bagi DPRD dan Pemkab Pandeglang, karena Kabupaten Pandeglang belum memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Bank Keliling.

BACA :  Mayat Pria Ditemukan Membusuk di Kebun Rambutan Sajira Mekar Lebak

“Dan saya rasa Pemda dan DPRD sendiri harus mendorong Perda Inisiatif tentang Bank Keliling di Kabupaten Pandeglang,” tandasnya.

Sebelumnya, video aksi semena-mena yang dilakukan oleh oknum petugas bank keliling viral di media sosial. Dalam video itu, oknum tersebut menyita wajan milik Haerudin, dan juga mengancam akan menyita grobak nasgornya, jika Haerudin tidak segera melunasi utangnya sebesar Rp2,5 juta.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Memulai karir jurnalistik di BantenHits.com sejak 2016. Pria kelahiran Kabupaten Pandeglang ini memiliki kecenderungan terhadap aktivitas sosial dan lingkungan hidup.

Terpopuler