Connect with us

METROPOLITAN

Tengah Malam Ada Jeritan dari Rumah Megah di Nagrak Periuk, Yati Ditemukan Tewas dengan Tubuh Penuh Luka Tusuk

Published

on

Rumah di Kampung Nagrak, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, tempat Yati, pemilik rumah ditemukan tewas, Sabtu dini hari, 8 Februari 2020 jam 01.30 WIB. Yati diduga dibunuh suaminya, Edi (72). (FOTO: TribunJakarta.com)

Tangerang – Yati (50) ditemukan tewas bersimbah darah di rumahnya di Kampung Nagrak, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Sabtu dini hari, 8 Februari 2020 sekitar pukul 01.30 WIB.

Saat ditemukan, tubuh korban dipenuhi sedikitnya 15 luka bekas tusukan, yakni delapan luka tusukan di tubuh bagian belakang dan tujuh luka tusukan di bagian depan tubuh korban.

Dikutip BantenHits.com dari TribunJakarta.com, seorang warga sekitar, Dani (38) mengatakan ia mendengar langsung teriakan anak korban lantaran kala itu sedang melaksanakan ronda di dekat rumah korban.

BACA :  Polsek Kelapa Dua Bagikan 700 Sembako ke Masyarakat Miskin

“Denger, waktu itu sedang ronda tiba-tiba terdengar suara anak korban berteriak minta tolong dari dalam rumah,” kata Dani di dekat lokasi kejadian, Sabtu, 8 Februari 2020.

Panik mendengar jeritan histeris seorang wanita yang meminta tolong, Dani bersama warga lainnya yang masih terbangun langsung menyambangi rumah korban.

Dani pun mengaku terkejut melihat Yati sudah tergeletak bersimbah darah di kamarnya.

“Disamperin sama warga juga kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat. Ada delapan luka tusukan di belakang dan tujuh luka tusukan di depan tubuh korban,” kata dia.

Dani meyakinkan pembunuhan sadis ini dilakukan oleh suami korban bernama Edy (72) yang terpaut 22 tahun lebih tua dari korban.

BACA :  Potongan Organ Tubuh Berserakan, Peristiwa Mengerikan di Cigeulis Pandeglang Terekam CCTV

Namun dirinya belum mengetahui secara pasti latar belakang insiden berdarah tersebut terjadi.

“Pelakunya dugaannya suami korban. Tapi belum tahu karena apa,” kata Dani.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung AKP Zazali membenarkan adanya peristiwa berdarah tersebut.

Menurutnya, pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sejumlah saksi juga telah diperiksa terkait insiden yang mengerikan tersebut.

“Sedang kami selidiki. Untuk lebih jelasnya sabar dulu ya,” ucap dia.

Kata Zazali, korban diduga dibunuh pelaku karena di sekujur tubuhnya ditemukan luka tusukan.

“Karena ada sejumlah luka tusukan di tubuhnya,” tutur Zazali.

Korban tidak terselamatkan setelah sempat dilarikan ke rumah sakit Sari Asih, Sangiang, Kota Tangerang.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana
Sumber: TribunJakarta.com

BACA :  Satu Bulan Buron, Tiga ABG Pelaku Pemerkosaan di Pamulang Ditangkap



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *




Terpopuler