Connect with us

METROPOLITAN

Dua Dump Truk di Cilegon Diamankan Polisi Gara-gara Buang Limbah dari Karawang ke Kawasan Industri KIEC  

Published

on

Dua dump truk yang diamankan Polres Cilegon lantaran kepergok membuang limbah di Kawasan Industri KIEC. (BantenHits.com/Iyus Lesmana).

Cilegon- Dua Dump Truk bermuatan limbah diamankan pihak kepolisian, Kamis, 13, Februari 2020. Keduanya terpaksa dilakukan penindakan lantaran kepergok membuang limbah dari Kabupaten Karawang ke Kawasan Industri KIEC atau tepatnya di belakang PT Krakatau Osaka Steel (KOS), Kelurahan Warnasari Kecamatan Citangkil Kota Cilegon.

Selain itu, kedua mobil dengan nomor kendaraan B 9762 BYV dan B 9311 UYW dilaporkan tidak memiliki izin jalan ataupun pembuangan limbah.

“Kalau menurut penyelidikan sementara itu bukan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), itu limbah kertas,” Kata Kapolres Cilegon, AKBP Yudhis Wibisana, Kamis, 13 Februari 2020.

BACA :  Jembatan Penghubung Dua Kecamatan di Lebak Malah Mentok Bukit

“Ini bukan limbah B3 tapi tetap harus ada izin-izinnya baik itu izin penyimpanan maupun angkut. Nanti kita lihat hasil penyelidikannya seperti apa kita juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup ( DLH ) Provinsi Banten,”sambungnya.

Selain mengamankan dua truk, Yudhis mengaku turut mengamankan dua sopir truk yang membawa limbah tersebut untuk dimintai keterangan.

“Dua sopir dan dua truk sudah kita amankan, nanti akan kita kembangkan lagi siapa yang nyuruh karena ada beberapa nama yang sudah dikantongi penyidik, termasuk izin perusahaannya juga. Dan truknya ada di Subsektor Grogol,”ungkapnya.

Sementara terpisah salah seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi penyimpanan limbah mengatakan, bahwa limbah yang menyerupai bubur kertas tersebut kerap menimbulkan bau yang menyengat sehingga dapat menggangu warga.

BACA :  Ganas Annar Akan Bangun Tempat Rehabilitasi Narkoba Berbasis Islami di Banten

“Ada tiga tumpukan limbah yang seperti kertas dan itu berwarna putih, baunya cukup menyengat apa lagi ditambah saat cuaca panas itu kerasa banget sampai pusing,”ujarnya.

Editor: Fariz Abdullah



Terpopuler