Connect with us

Berita Utama

Geger! Badan Pengawas Tenaga Nuklir Temukan Paparan Radioaktif di Tanah Kosong Blok J Perumahan Batan Indah

Published

on

BAPETEN menemukan paparan radioaktif di sebuah tanah kosong di Perumahan Batan Indah, Kota Tangsel. (Foto ilustrasi radioaktif: Detik.com)

Tangsel – Unit pemantau radioaktivitas lingkungan atau (Mobile RDMS–MONA) milik Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) tiba-tiba menemukan kenaikan nilai paparan radiasi di lingkungan area tanah kosong di samping lapangan voli Blok J, Lingkungan Perumahan Batan Indah.

Sebagai langkah antisipatif, BAPETEN langsung menginformasikan hal tersebut ke ketua RT setempat dan memasang safety perimeter (garis pembatas) di lokasi yang terdeteksi laju paparan tinggi.

Kepala Biro Hukum, Kerja Sama,
dan Komunikasi Publik BAPETEN, Indra Gunawan dalam keterangan tertulis di laman resmi BAPETEN mengatakan, BAPETEN dan BATAN telah mengambil sampel tanah di sekitar lokasi untuk dilakukan analisa lebih lanjut di laboratorium PTKMR-BATAN.

BACA :  Bonceng Anak, Ibu Paruh Baya Tewas Terlindas Truk di Lebakwana Serang

Berdasarkan hasil analisa di laboratorium dan juga hasil pengukuran laju paparan
sebelumnya, tim gabungan BAPETEN dan BATAN melakukan upaya
pencarian sumber yang diduga menjadi penyebab kenaikan laju paparan di atas.

“Kegiatan pencarian telah dilaksanakan pada tanggal 7-8 Februari 2020 yang
menemukan beberapa serpihan sumber radioaktif,” ungkap Indra.

“Setelah pengangkatan serpihan sumber radioaktif tersebut, dan dilakukan pemetaan
ulang, ditemukan bahwa laju paparan mengalami penurunan, namun masih di atas
nilai normal,” sambungnya.

Tanah Dikeruk, Pohon Ditebang

Berdasarkan hasil tersebut di atas, lanjutnya, maka dapat disimpulkan bahwa telah terjadi
kontaminasi yang sifatnya menyebar di area tersebut, dan perlu dilakukan kegiatan dekontaminasi dengan cara pengambilan atau pengerukan tanah yang diduga telah
terkontaminasi dan pemotongan pohon atau pengambilan vegetasi yang
terkontaminasi.

BACA :  DPRD Kab Tangerang Adakan Pertemuan Membahas Pembebasan Lahan Runway III Bandara Soetta

“Tim BATAN dan BAPETEN telah mengambil sampel vegetasi, tanah, dan air sumur
di sekitar lokasi untuk memastikan kemungkinan terjadinya kontaminasi silang atau terjadi pencemaran,” jelas Indra.

Selain itu, Tim BATAN telah melakukan kegiatan dekontaminasi dengan melakukan
pengerukan tanah dan pemotongan pohon atau tanaman, dengan didampingi tim
BAPETEN.

“Material yang diambil, selanjutnya dikirim ke PTLR-BATAN untuk diolah lebih lanjut,” bebernya.

Untuk alasan keselamatan, warga diimbau tidak memasuki lokasi terdampak kontaminasi hingga batas trotoar dan lapangan voli.

Editor: Darussalam Jagad Syahdana



Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-2015 bekerja sebagai produser di Info TV (Topaz TV). Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler