Connect with us

METROPOLITAN

Seantero Jagat Mungkin Hanya Ada di Banten, Kantor Pusat Pemerintahan Tapi Lokasinya di dalam Perumahan dan Bikin Banyak Orang Kesasar

Published

on

Gerbang Pusat Pemkot Serang di dalam Perumahan Kota Serang Baru.(FOTO: Banten Hits / Mahyadi)

Serang – Tak kunjung selesainya penyerahan aset dari Pemerintah Kabupaten Serang kepada Pemerintah Kota Serang, membuat Pemerintah Kota Serang terpaksa menempatkan kantor pusat pemerintahan di dalam komplek Perumahan Kota Serang Baru.

Dikutip BantenHits.com dari Detik.com, akses menuju Pusat Pemerintahan Kota Serang di Perumahan Kota Serang Baru, tidak jauh dari pintu keluar Tol Serang Timur.

Jalan menuju pemkot harus melewati pintu masuk perumahan. Akses jalan ke perumahan dibangun dari paving block. Ada beberapa cluster sebelum menuju kawasan pemkot.

Akses jalan ke pemkot bisa dikatakan buruk. Paving block banyak yang sudah rusak sehingga membuat pengendara tidak nyaman. Kerusakan terjadi di dua lajur jalan yang masih masuk kawasan perumahan.

BACA :  Empat Aparat Pemerintah di Tangsel "Nyaleg"

Sekitar 100 meter ke kantor pemkot, akses jalan semakin rusak dengan banyaknya jalan berlubang. Saat hujan, jalan tertutup genangan dan membuat pengendara harus melambatkan kecepatan.

Khaled, warga yang tinggal di Komplek Kota Serang Baru mengakui bahwa akses menuju pemkot sangat buruk. Apalagi, sebagian besar akses jalan rusak dan berlubang.

“Ya nggak nyaman, apalagi paving blok banyak yang bolong-bolong semua,” ujarnya, Jumat, 14 Februari 2020.

Dibentuk Pansus

DPRD Kota Serang membentuk panitia khusus (pansus) terkait permintaan pemerintah kota (pemkot) agar Pemkab Serang menyerahkan aset. Pansus dibuat atas dasar Undang-undang 32 tahun 2007 tentang Pembentukan Kota Serang di Provinsi Banten. Ini penampakan kantor Pemkot serang yang berada di tengah perumahan itu.

BACA :  Fasilitas Citimall Cilegon Dikeluhkan Pedagang; Plafon Air Bocor sampai Lantai yang Belum Terpasang

Di Pasal 13 ayat (3) disebutkan bahwa penyerahan aset paling lama 5 tahun sejak wali kota dilantik. Tapi sejak 13 tahun kota berdiri hingga kini, masih ada 227 aset belum diberikan termasuk pendopo, kantor, dan bidang tanah. Sebagian dinas berkantor di gedung tak layak dan sebagian menyewa.

Ketua pansus Tb Ridwan Ahmad mengatakan, kantor Pemkot Serang di tengah perumahan sering membingungkan pencari alamat. Banyak yang tersesat ke tengah perumahan karena lokasinya yang tidak strategis.

Tata kota yang buruk selama ini menjadikan Kota Serang belum layak disebut sebagai ibu kota provinsi. Bahkan ini pernah disinggung oleh gubernur Banten.

“Karena Kota Serang adalah etalase, pemprov harus serius, kalau statemen kota belum layak, ini jadi PR dia (gubernur) juga,” kata Ridwan kepada wartawan.

BACA :  Anies Canangkan Gerakan Indonesia Membaca di Lebak

Editor: Darussalam Jagad Syahdana
Sumber: Detik.com

Darusssalam Jagad Syahdana mengawali karir jurnalistik pada 2003 di Fajar Banten--sekarang Kabar Banten--koran lokal milik Grup Pikiran Rakyat. Setahun setelahnya bergabung menjadi video jurnalis di Global TV hingga 2013. Kemudian selama 2014-1015 bekerja sebagai produser di Info TV. Darussalam JS, pernah menerbitkan buku jurnalistik, "Korupsi Kebebasan; Kebebasan Terkorupsi".

Terpopuler